Ilustrasi (Istimewa/Reuters)
Jumat, 6 Oktober 2017 10:55 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Tega Menipu Nenek dan Menggasak Gelangnya, 2 Orang Dihajar Massa

Dua pelaku penipuan dihajar massa saat melakukan aksinya pada seorang nenek, Julia Florentina Sudjilah, 70, Kamis (5/10/2017)

Solopos.com, SLEMAN – Dua pelaku penipuan dihajar massa saat melakukan aksinya pada seorang nenek, Julia Florentina Sudjilah, 70, Kamis (5/10/2017). Korban diajak naik ke mobil untuk menunjukkan lokasi gereja tempat komplotan penipu itu mengaku hendak menyumbang yang ternyata hendak menggasak gelang emas nenek.

Korban dihampiri tiga orang tak dikenal saat berjalan kaki di wilayah Kakap Raya, Minomartani untuk menunjukkan arah gereja terdekat. Kapolsek Ngaglik Kompol Danang Kuntadi mengatakan pelaku mengendarai mobil avanza hitam dengan nomor polisi N 708 BE.

“Pelaku bilang mau memberikan sumbangan ke gereja melalui korban dan diajak masuk mobil tempat terjadi penipuan,” ujarnya, Kamis.

Guna meyakinkan korban, ditunjukkan pula sejumlah saldo untuk sumbangan di mesin ATM yang sengaja dihampiri saat perjalanan.

Namun, saat kembali ke mobil korban diminta melepas gelangnya dan dimasukkan ke tas pelaku meski nenek Julia diminta membawa atas itu. Saat dicek lagi, didapati jika gelang seberat 24 gram seharga Rp12,5 juta itu raib dan disembunyikan di jok mobil.

Korban lalu mengambil kembali gelang itu, keluar dari mobil dan meneriaki pelaku sebagai perampok. Teriakannya menarik perhatian massa yang kemudian mengejar mobil pelaku hingga tersudut di gang buntu wilayah Dusun Manukan.

Dua pelaku, Nurali, 49, warga Malang dan Edy, 41, warga Makassar berhasil diringkus sementara satu lagi melarikan diri. Keduanya dibawa ke kantor polisi dengan luka memar di bagian kepala dan badan.

Lowongan pekerjaan
PT. MIC Abadi Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…