Perwakilan salah satu kelompok tani mendorong traktor bantuan ke mobil pikap, Kamis (5/10/2017). (Istimewa/Dok. Pemkab Boyolali) Perwakilan salah satu kelompok tani mendorong traktor bantuan ke mobil pikap, Kamis (5/10/2017). (Istimewa/Dok. Pemkab Boyolali)
Jumat, 6 Oktober 2017 18:15 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

PERTANIAN BOYOLALI
34 Kelompok Tani Dapat Bantuan Traktor dari Kementan

Sebanyak 34 kelompok tani mendapat bantuan traktor dari Kementerian Pertanian.

Solopos.com, BOYOLALI — Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bantuan 67 unit peralatan mesin pertanian (alsintan) kepada 34 kelompok tani Boyolali. Bantuan tersebut diserahkan melalui Dinas Pertanian (Dispertan) Boyolali, Rabu hingga Kamis (4-5/10/2017), di Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian Kecamatan Teras.

Pada hari pertama, Dispertan menyerahkan 16 unit traktor dari dari 28 unit yang direncanakan. Sebanyak 12 unit traktor belum diserahkan karena syarat administrasi belum lengkap. Sedangkan alsintan tahap kedua diserahkan Kamis.

“Apabila Kamis belum dapat melengkapi administrasi, Dispertan akan memberi perpanjangan waktu hingga Senin tanggal 9 [Oktober],” terang Kasi Pupuk Pestisida dan Alsintan Dispertan, Novita Aryani, dalam siaran pers yang diterima Solopos.com dari Pemkab Boyolali.

Pendistribusian alsintan ini untuk memperlancar target luas tambah tanam (LTT). Dispertan yang bekerja sama dengan (UPT) berusaha membentuk Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) di kelompok tani.

“Bantuan ini dalam rangka percepatan tanam padi untuk menyukseskan program ketahanan pangan di Boyolali dapat tercapai,” imbuh Novita.

Sementara itu, salah satu anggota kelompot tani penerima bantuan, Janu Suprihatin, senang setelah menerima peralatan tersebut. Warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Murakabi 1 Kecamatan Wonosegoro ini berharap bantuan tersebut bisa meningkatkan produksi dan mempercepat proses tanam.

“Semoga dengan alat mesin ini dapat mempermudah kami saat proses tanam, perekonomian juga dapat semakin baik dengan perhatian pemerintah seperti ini,” ungkapnya.

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…