Wisatawan di Pantai Baron Gunungkidul, Kamis (25/12/2014). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja) Wisatawan di Pantai Baron Gunungkidul (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 6 Oktober 2017 21:55 WIB Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

Penataan Pantai Baron, Belum Ada Komunikasi Formal

Penataan memang perlu dilakukan seiring tingginya kunjungan wisatawan di Pantai Baron

Solopos.com, GUNUNGKIDUL-Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Pantai Baron, Kecamatan Tanjungsari siap diajak berdialog perihal penataan Pantai Baron. Penataan dinilai perlu dilakukan seiring dengan tingginya kunjungan wisatawan.

Ketua Pokdarwis Pantai Baron Edi Supomo mengatakan, belum ada komunikasi formal dan intensif dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul perihal penataan Pantai Baron. Pihaknya baru berkomunikasi secara infomal dengan sejumlah pejabat terkait rencana tersebut.

“Kami siap diajak berdialog jika memang penataan akan segera dilakukan,” kata dia, Kamis (5/10/2017).

Penataan memang perlu dilakukan seiring tingginya kunjungan wisatawan di Pantai Baron. Semua pihak seperti pedagang dan juga nelayan perlu berbenah untuk kenyamanan pantai. Dia menilai, banyaknya pedagang yang berada di pinggir pantai semakin membuat sempit, sehingga perlu ditata kembali.

Sementara, sejumlah perahu nelayan yang terparkir di pinggir pantai juga sebagian perlu dipindah, agar tidak semakin penuh. Ia berpendapat, perahu yang parkir di Pantai Baron perlu dikurangi. Pasalnya, perahu yang terparkir sebagian merupakan perahu yang sudah tidak lengkap.

“Dengan kunjungan wisata yang meningkat, nelayan juga harus berbenah diri. Perahu dan peralatan yang tidak terpakai supaya dicarikan tempat lain atau disimpan di gudang,” ungkap dia.

lowongan pekerjaan
PT. SO GOOD FOOD, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…