Pasar Gede Solo (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Koran Solo) Pasar Gede Solo (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Koran Solo)
Jumat, 6 Oktober 2017 22:35 WIB Farida Trisnaningtyas/JIBI/Solopos Solo Share :

PASAR TRADISIONAL SOLO
Atap Pasar Gede Direhab, Dana Rp1 Miliar Disiapkan

Pasar Gede Solo akan direhab pada tahun depan dengan dana Rp1,073 miliar.

Solopos.com, SOLO — Pasar Gede Solo bakal diperbaiki tahun depan dengan dana senilai Rp1,073 miliar. Anggaran tersebut sudah disepakati dalam rapat rencana kerja anggaran (RKA) APBD 2018 antara Komisi III DPRD Solo dengan Dinas Perdagangan, Rabu (5/10/2017).

Semula perbaikan Pasar Gede sisi timur ini dianggarkan Rp440 juta. Pasar Gede sebelah timur mendapat prioritas perbaikan lantaran kondisi atap yang sudah rusak. Begitu pula dengan lantai yang mendesak diganti.

Alhasil, air kerap masuk ke kios sehingga terjadi genangan air. Maka dari itu, legislator hendak memastikan alokasi anggarannya cukup untuk membiayai perbaikan tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Solo, Honda Hendarto, tak mau perbaikan Pasar Gede hanya setengah-setengah. Padahal di sisi lain, rehab khususnya bagian atap sangat mendesak sehingga masuk skala prioritas.

“Perbaikan sisi timur utara Pasar Gede terkait anggaran sudah bisa terselesaikan dengan efisiensi berbagai kegiatan di Dinas Perdagangan. Kami tidak mau jika hanya sepotong-sepotong perbaikannya. Kami anggarkan Rp1 miliar dulu, nanti Rp500 juta bisa dialokasikan pada APBD Perubahan 2018,” paparnya, kepada wartawan, Kamis (6/10/2017).

Sebenarnya untuk memperbaiki Pasar Gede secara menyeluruh butuh Rp1,5 miliar. Namun demikian, efisiensi di sejumlah kegiatan yang dipangkas baru bisa mengalokasikan Rp1,073 miliar.

Alokasi anggaran ini untuk memperbaiki atap, talang, dan saluran. Sedangkan perbaikan ground tank bakal digarap dengan dana dari APBD Perubahan 2018.

Anggota Komisi III DPRD Solo, Wawanto, turut mendesak Pemkot segera memperbaiki Pasar Gede. Ia mengaku kerap mendapatkan keluhan dari para pedagang terkait kondisi pasar tersebut. Atap rusak mengakibatkan air masuk dan menggenangi kios.

“Banyak yang mengeluhkan atap rusak sehingga mendesak untuk segera diperbaiki. Apalagi saat hujan turun sehingga air mengucur masuk,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disdag Solo, Subagiyo, mengatakan memang semula perbaikan Pasar Gede dianggarkan Rp440 juta. Maka dari itu, kekurangannya diambilkan dari efisiensi sejumlah pos.

Pos itu antara lain pembelian handy talkie (HT), peresmian Pasar Purwosari, Sangkrah, penataan pedagang kaki lima (PKL) berupa pengadaan gerobak, serta pengadaan mebeler. “Perbaikan yang menjadi prioritas adalah bagian atap, talang, serta saluran. Nantinya kekurangan sekitar Rp500 juta akan dianggarkan pada APBD Perubahan 2018 untuk perbaikan ground tank,” jelasnya.

Sebelumnya, perbaikan Pasar Gede timur ini pernah diajukan dengan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Perdagangan pada 2016. Akan tetapi, DAK tidak diperkenankan untuk rehabilitasi pasar. Kali terakhir Pasar Gede direhab pada 2013 lalu oleh Pemkot dari APBD senilai Rp1,3 miliar.

 

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…