Deretan bunga enceng gondok yang bermekaran di persawahan Karangasem Palbapang, Bantul, Jumat (6/10/2017). (Perdani Fitryana Tegar Marhaendro/Harian Jogja) Deretan bunga enceng gondok yang bermekaran di persawahan Karangasem Palbapang, Bantul, Jumat (6/10/2017). (Perdani Fitryana Tegar Marhaendro/Harian Jogja)
Jumat, 6 Oktober 2017 11:20 WIB M102/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Ngehits Lagi, Bunga Enceng Gondok di Bantul Ramai Didatangi Pemburu Selfie

Sekumpulan bunga enceng gondok yang sedang mekar di persawahan kembali menarik perhatian warga

Solopos.com, BANTUL– Sekumpulan bunga enceng gondok yang sedang mekar di persawahan Karangasem Palbapang Bantul kembali menarik perhatian warga. Tentu saja, untuk berfoto-foto.

Kuntum bunga berwarna ungu putih itu cantik menyembul di sela rumpun tanaman enceng gondok yang menghampar hijau. Lahan seluas 23m x 14m itu milik Jumiran Sepedool, warga setempat.

Persis di samping bunga enceng gondok pengunjung akan menemukan ladang bunga moss rose yang sedang bermekaran, atau masyarakat lebih sering menyebutnya dengan nama krokot.

Lahan sawah ini pun didatangi pemburu foto terutama penyika swafoto (selfie). Foto-foto tentang kecantikan bunga ini pun beredar di media sosial beberapa hari terakhir.

“Taunya sih dari orang yang upload di instagram,” ucap Fitri, salah seorang pengunjung taman bunga enceng gondok, kepada Solopos.com, di sela menikmati keindahan bunga enceng gondok, Jumat (6/10/2017) pagi.

Jumiran Sepedool mengungkapkan setiap tahun lahannya memang ramai akan pengunjung ketika bunga enceng gondok mulai bermekaran. Tidak hanya pengunjung, terlihat warga sekitar yang juga berfoto-foto bersama bunga tersebut.

Ia tidak menarik tarif untuk pengunjung yang datang. Ia yakin mereka tidak akan merusak tanaman karena enceng gondok tumbuh di air sehingga pengunjung tidak bisa mendekati atau ke tengah-tengah tanaman.

Jumiran menjelaskan bahwa lahan miliknya sudah tidak bisa lagi untuk dijadikan lahan produktif untuk bertani, maka ketika ada enceng gondok yang tumbuh, ia biarkan tumbuh liar. Selain itu masyarakat sekitar juga sering meminta tanaman tersebut untuk dijadikan bahan makanan kalkun.

Ia menjelaskan tanaman enceng gondok berbunga setiap tiga hingga empat bulan. Sekali berbunga, bunga akan mekar selama satu hingga dua minggu. Pada saat itulah, lahannya menjadi cantik dan didatangi warga untuk berfoto-foto.

Untuk menuju lahan bunga enceng gondok ini, pengunjung bisa mengambil rute Jalan Bantul. Di perempatan Palbapang Bantul, dari arah utara, ambil belok ke kiri. Setelah bangunan SD Peni, ada perempatan belok kanan. Ikuti terus jalan tersebut hingga menemukan ladang enceng gondok di kanan jalan.

Setiap harinya, puluhan pengunjung berdatangan. Salah satu pengunjung, Mega, mengatakan bahwa awalnya dia tertarik untuk melihat enceng gondok tersebut karena terlihat cantik di foto yang beredar di media sosial. “Penasaran, pas udah foto ternyata emang lucu hasilnya,” katanya.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Penembakan Brutal Terjadi di Pantai Samas, Seorang Wisatawan Jadi Korban

Unit Reskrim Sanden masih melakukan pengejaran hingga Senin siang (16/10/2017), terhadap tersangka pelaku penembakan di Pantai Samas Solopos.com, BANTUL – Unit Reskrim Sanden masih melakukan pengejaran, terhadap tersangka pelaku penembakan di Pantai Samas, Srigading, Sanden, Minggu (15/10/2017). Menurut keterangan Kanit…