Marc Marquez (Twitter/@HRC_Motogp)
Jumat, 6 Oktober 2017 00:30 WIB JIBI/Solopos/Newswire Balap Share :

MOTO GP 2017
Puncaki Klasemen, Marquez Enggan Jemawa

Moto GP 2017 diwarnai dengan Marc Marquez yang memuncaki klasemen sementara.

Solopos.com, BOLOGNA – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, masih menjadi pemuncak klasemen sementara pembalap Moto GP 2017. Kendati demikian, ia tak mau jemawa soal kans menjadi juara dunia.

Pada balapan terakhir di Moto GP Aragon, Marquez berhasil finis pertama. Kemenangan itu membuat Marquez kini mengoleksi 224 poin. Dia unggul 16 poin dari Andrea Dovizioso (Ducati) yang berada di posisi kedua.

Marquez pun kembali dijagokan menjadi juara Moto GP. Soal itu, Marquez memilih untuk merendah. Dia merasa persaingan di Moto GP 2017 masih ketat. Buktinya saat balapan di Aragon, Marquez harus bersaing dengan pembalap sekelas Danilo Petrucci untuk menjadi juara.

Oleh karena itu, Marquez mengaku harus tetap fokus dalam setiap balapan. Jangan sampai, gelar juara yang sudah di depan mata lepas begitu saja.

“Dengan level seperti sekarang hampir mustahil untuk mengetahui siapa yang akan memenangkan balapan atau membuat prediksi,” ungkap Marquez, seperti dikutip dari Okezone.com, Kamis (5/10/2017).

“Anda harus memperhatikan semua pembalap karena Anda bisa mendapatkan persaingan dari Petrucci atau Lorenzo seperti di Aragon yang berjuang untuk meraih kemenangan,” sambung pembalap 24 tahun tersebut.

Meski sempat terseok-seok di awal musim, Marquez mampu bangkit dalam beberapa balapan terakhir. Dia mampu meraih empat kemenangan dari tujuh balapan terakhir.

lowongan pekerjaan
marketing, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…