Persis Solo vs PSPS Riau (Twitter/@pasoepatinet)
Jumat, 6 Oktober 2017 17:20 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Indonesia Share :

LIGA 2
Tekuk PSPS Riau 1-0, Persis Solo Lolos ke 8 Besar

Persis Solo berhasil menyegel tempat di 8 besar Liga 2 setelah mengalahkan PSPS Riau di Stadion Manahan, Solo, Jumat (6/10/2017).

Solopos.com, SOLO — Tendangan penalti Tri Handoko Putro menjadi satu-satunya gol yang terjadi saat Persis Solo melawan PSPS Riau di Stadion Manahan Solo, Jumat (6/10/2017). Dengan kemenangan ini, Persis dipastikan melaju ke babak 8 besar Liga 2.

Di babak pertama, wasit memberi hadiah tendangan penalti untuk Persis Solo karena menganggap ada handball. Tri Handoko Putro yang menjadi eksekutor secara sempurna mengarahkan bola di sisi pojok kiri bawah penjaga gawang.

Mirip babak pertama, selepas turun minum tempo serangan masih tinggi. Meski unggul, Persis tak mengendorkan serangan. PSPS pun terus berusaha mencari celah. Kemelut di depan kotak penalti PSPS terjadi di menit ke-47. Serangan balik Persis mati-matian berusaha dihentikan lini pertahanan PSPS. Tiga pemain Persis secara bergantian harus di-tackle agar pergerakan bola bisa dihentikan.

Hingga menit ke-60 belum ada lagi peluang emas. Meski kedua tim saling berganti melakukan serangan, tekanan yang dilakukan hampir tidak pernah membahayakan gawang lawan. Kalau bukan tendangan yang belum tepat sasaran, bola lebih sering berhenti di lini pertahanan lawan.

Pergantian kedua dilakukan oleh pelatih PSPS Riau di menit ke-63. Pemain depan Wazir Kahfi digantikan oleh pemain tengah Riki Dwi Saputro. Satu menit setelahnya, Eli Nasoka ditarik dan digantikan Bayu Andra.

Pada menit ke-67 Persis Solo mendapatkan peluang emas. Umpan terobosan dari lapangan tengah diteruskan Handoko ke kotak penalti PSS. Berhadap-hadapan dengan kiper Handoko gagal melesatkan bola ke gawang. Bola liar kemudian jatuh di kaki Rudiaana, namun beruntung bagi PSPS tendangan Rudiana ke gawang yang sudah kosong masih membentur kaki pemain belakang.

Bayu Andra yang baru saja masuk menggantikan Eli Nasoka mendapat kesempatan menendang bola mati akibat Rudiyana dilanggar. Tendangan yang terarah masih bisa ditangkap oleh kiper PSPS, Gianluca Claudio. Dianggap wasit menganggu kiper yang menangkap bola dari tendangan Bayu Andra, Rudiyana diganjar kartu kuning. Baca juga: Penalti, Persis Solo Unggul 1-0 Atas PSPS Riau di Babak 1.

Persis Solo melakukan penggantian pemain lagi pada menit ke-72, yaitu Bayu Nugroho masuk menggantikan Irkham Zahrul. Pada menit ke-74, PSPS memakai habis jatah penggantian pemain dengan memasukan Asep Budi Santoso menggantikan Muhammad Mukhlis yang cidera.

Persis Solo memakai jatah terakhir subtitusi pemain di menit ke-82, penyerang utama Rudiyana digantikan oleh Joko Prayitno. Di 10 menit terakhir babak pertama PSPS mati-matian menyerang lini pertahanan Persis. Tendangan dari luar kotak pinalti yang dilakukan Ichsan Pratama mengancam gawang Persis Solo, namun beruntung Agung Prasetya mampu “terbang” untuk menghalau bola yang mengarah sempurna di sisi kirinya.

Hingga peluit akhir ditiup, PSPS Riau tak mampu menyamakan kedudukan. Dengan kemenangan ini Persis Solo untuk sementara sudah mengumpulkan 10 poin dan menjadi pemimpin klasemen Grup A 16 Besar Liga 2.

Dengan perolehan poin tersebut Persis Solo dipastikan melaju ke babak 8 besar. Pertandingan selanjutnya babak 16 besar akan diselenggarakan Selasa (10/10/2017). Persis Solo akan menyambangi PSS Sleman dan hasilnya tak memengaruhi kelolosan Persis.

Susunan Pemain :

Persis Solo
Eli Nasoka (Bayu Andra, 64’), Ikhwan Ciptady Muhammad, Agung Prasetya, Asyraq Gufran Rachmadhan, Soni Setiawan, Akbar Riansyah Aditya Putra, Irkham Zahrul Mila, M Widya Wahyu Fitriyanto (c), Rudiyana, Tri Handoko Putro.

PSPS Riau
Gianluca Claudio Pandeynuwu, Fiktor Pae, Muhammad Aliah Al Fuad, Muhammad Mukhlis, Aga Mahardika (Firman Septian, 35’) Frengky Pare Kogoya, Handri, Tegar Hening Pangestu, Herman Dzumafo Epandi (c), Ichsan Pratama, Wazir Kahfi (Riki Dwi Saputro, 63’).

lowongan pekerjaan
marketing, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…