kecelakaan air. Tim SAR gabungan saat mengangkut jenazah korban kecelakaan air di Sungai Lusi, Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (6/10/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Istimewa-Humas Basarnas Jateng)
Jumat, 6 Oktober 2017 19:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KECELAKAAN AIR
Musim Penghujan, Sungai Lusi Kembali Telan Korban

Kecelakaan air kerap terjadi di Sungai Lusi, Grobogan.

Solopos.com, GROBOGAN – Kecelakaan air kembali terjadi di Sungai Lusi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng). Kali ini salah satu sungai terpanjang di Jateng itu menelan korban seorang remaja, Bagus Danang Setiawan, 13, warga Desa Kurkipan RT 001, RW 008, Kecamatan Purwodadi, Grobogan.

Informasi yang diterima Semarangpos.com dari Basarnas Jateng, Bagus mengalami kecelakaan air, Kamis (5/10/2017) sore. Ia tenggelam dan hanyut di Sungai Lusi saat berenang bersama dua rekannya sekitar pukul 14.30 WIB.

Tubuh korban baru berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan Jumat (6/10/2017) sekitar pukul 09.00.

“Korban kami temukan 200 meter dari lokasi kejadian, tempat ia berenang. Ia kami temukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah duka,” terang Koordinator Basarnas Pos SAR Jepara, Whisnu Yuas, dalam keterangan resmi yang diterima Semarangpos.com, Jumat.

Whisnu menyebutkan korban diketahui tenggelam saat berenang bersama dua rekannya di pinggir Sungai Lusi. Ia diduga berenang terlalu ke tengah dan terpeleset ke bagin yang lebih dalam hingga tenggelam.

Kedua rekannya berusaha menolong. Namun, arus sungai yang deras membuat kedua rekan korban tak berhasil menolong korban.

Warga yang menerima adanya informasi remaja tenggelam langsung melakukan pencarian. Namun, korban baru ditemukan pada Jumat pagi.

Kecelakaan air memang kerap terjadi di Sungai Lusi. Selama 2017 ini, dari data yang dihimpun Semarangpos.com tercatat ada beberapa kali kejadian kecelakaan air yang terjadi di sungai yang memiliki panjang mencapai 208,5 km itu.

Kecelakaan air di Sungai Lusi kerap terjadi saat musim penghujan, di mana aliran airnya berubah menjadi deras.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…