Siswa SDN Tukangan berfoto bersama seusai mengukuti kirab Hari Ulang Tahun (HUT) ke-258 Kota Jogja, Selasa (7/10/2014). (JIBI/Harian Jogja/Uli Febriarni) Siswa SDN Tukangan berfoto bersama seusai mengukuti kirab Hari Ulang Tahun (HUT) ke-258 Kota Jogja, Selasa (7/10/2014). (JIBI/Harian Jogja/Uli Febriarni)
Jumat, 6 Oktober 2017 10:44 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

HUT KOTA JOGJA
Siap-Siap, Sejumlah Ruas Jalan Ditutup

Pemkot Jogja akan menutup sejumlah ruas jalan saat puncak perayaan HUT Kota Jogja.

Solopos.com, JOGJA— Dinas Perhubungan Kota Jogja bersama kepolisian akan menutup sejumlah ruas jalan yang menuju ke Tugu Pal Putih pada Sabtu (7/10/2017) sore. Hal ini berkaitan dengan puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jogja ke-261 yang dipusatkan di Tugu.

“Penutupan jalan akan dimulai pukul 17.30-22.30 WIB,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan, Dinas Perhubungan Kota Jogja, Golkari Made Yulianto, di Balai Kota Jogja, Kamis (5/10/2017).

Adanya penutupan arus lalu lintas tersebut diakui Yulianto dipastikan membuat kepadatan di jalur-jalur pengalihan. Pihaknya sudah mengantisipasi dengan menempatkan 500an personil pengatur lalu lintas yang terdiri dari Dinas Perhubungan, kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja, dan keamanan dari berbagai komunitas di masyarakat. Selain itu juga akan mengatur durasi di beberapa traffic light.

Yulianto menambahkan, di sepanjang sisi utara Jalan Sudirman akan digunakan untuk lokasi parkir tamu undangan penting. Lokasi parkir tamu akan memanfaatkan sisi Jalan Diponegoro di barat Tugu. Sementara titik-titik parkir yang bisa digunakan masyarakat di antaranya di Jalan Poncowinatan, belakang Pasar Kranggan dan halaman parkir Mc.Donald.

Simpang Mc.Donald akan menjadi titik kumpul para peserta Wayang Jogja Night Carnival yang melibatkan ribuan orang. Peserta merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan di Kota Jogja. Mereka akan berjalan menuju Jalan Margo Utomo, dan melakukan atraksi sebentar di Tugu.

Masing-masing kelompok peserta akan mengkreasikan tokoh wayang yang sudah ditentukan. Beberapa tokoh pewayangan tersebut di antaranya Nakula Sadewa, Ontonseno, Bhisma, Drupadi, Kumbokarno, Wisanggeni, dan Puntodewo, Bathari Durga, Petruk Ratu, Suwida, Sukasrana, Kanro, dan Bathara Guru.

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….