Penjor lampion Hut Jogja (JIBI/HarianJogja/Gigih M. Hanafi) Penjor lampion Hut Jogja (JIBI/HarianJogja/Gigih M. Hanafi)
Jumat, 6 Oktober 2017 12:40 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Hindari Sejumlah Jalan Ini Saat Puncak HUT Kota Jogja

Sejumlah jalan akan ditutup pada puncak perayaan HUT Kota Jogja.

Solopos.com, JOGJA— Dinas Perhubungan Kota Jogja bersama kepolisian akan menutup sejumlah ruas jalan yang menuju ke Tugu Pal Putih pada Sabtu (7/10/2017) sore. Hal ini berkaitan dengan puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jogja ke-261 yang dipusatkan di Tugu.

“Penutupan jalan akan dimulai pukul 17.30-22.30 WIB,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan, Dinas Perhubungan Kota Jogja, Golkari Made Yulianto, di Balai Kota Jogja, Kamis (5/10/2017).

Penutupan jalan dari sisi timur Tugu dimulai dari Simpang Empat Gramedia. Semua kendaraan akan dialihkan ke Jalan Suroto Kotabaru dan Jalan Cikditiro Terban. Sementara kendaraan dari arah Jalan C Simanjuntak akan dialihkan ke timur.

Kemudian dari Jalan AM.Sangaji atau Jalan Mangkubumi, penutupan jalan dimulai di Simpang Empat Jetis. Semua kendaraan yang akan menuju Tugu dialihkan ke Jalan Wolter Mongonsidi sampai Jalan Magelang dan Jalan Sardjito. Dari barat Tugu penutupan jalan dimulai di Simpang Jalan Asem Gede (Jalan Diponegoro). “Tapi kalau situasinya padat penutupan diperluas sampai Simpang Empat Pingit,” papar Yulianto.

Adanya penutupan arus lalu lintas tersebut diakui Yulianto dipastikan membuat kepadatan di jalur-jalur pengalihan. Pihaknya sudah mengantisipasi dengan menempatkan sekitar 500 personil pengatur lalu lintas yang terdiri dari Dinas Perhubungan, kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja, dan keamanan dari berbagai komunitas di masyarakat. Selain itu juga akan mengatur durasi di beberapa traffic light.

Yulianto menambahkan, di sepanjang sisi utara Jalan Sudirman akan digunakan untuk lokasi parkir tamu undangan penting. Lokasi parkir tamu akan memanfaatkan sisi Jalan Diponegoro di barat Tugu. Sementara titik-titik parkir yang bisa digunakan masyarakat di antaranya di Jalan Poncowinatan, belakang Pasar Kranggan dan halaman parkir Mc.Donald.

Simpang Mc.Donald akan menjadi titik kumpul para peserta Wayang Jogja Night Carnival yang melibatkan ribuan orang. Peserta merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan di Kota Jogja. Mereka akan berjalan menuju Jalan Margo Utomo, dan melakukan atraksi sebentar di Tugu.

Masing-masing kelompok peserta akan mengkreasikan tokoh wayang yang sudah ditentukan. Beberapa tokoh pewayangan tersebut di antaranya Nakula Sadewa, Ontonseno, Bhisma, Drupadi, Kumbokarno, Wisanggeni, dan Puntodewo, Bathari Durga, Petruk Ratu, Suwida, Sukasrana, Kanro, dan Bathara Guru.

Kepala Seksi Pengembangan Obyek Daya Tarik Wisata (ODTW) Dinas Pariwisata Kota Jogja, Winursito mengatakan Wayang Jogja Night Carnival merupakan even tahunan yang mengangkat kekuatan budaya Jogja sebagai sajian utama. Ia berharap kegiatan yang dikemas dalam bentuk atraksi wisata itu menjadi daya tarik wisata, “Diharapkan juga akan memperkuat citra Jogja sebagai daerah wisata utama di Indonesia,” kata dia.

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…