Seorang petugas mengecek kondisi e-KTP yang baru saja selesai dicetak di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kulonprogo, beberapa waktu lalu. (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja) Seorang petugas mengecek kondisi e-KTP yang baru saja selesai dicetak di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kulonprogo, beberapa waktu lalu. (Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 6 Oktober 2017 18:20 WIB Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

Dapat Pasokan Blangko E-KTP, dalam Seminggu sudah Menipis Lagi

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kulonprogo menerima pasokan blangko e-KTP dari pemerintah pusat pada Jumat (29/9/2017) lalu.

Solopos.com, KULONPROGO-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kulonprogo menerima pasokan blangko e-KTP dari pemerintah pusat pada Jumat (29/9/2017) lalu. Kuota blangko untuk sejumlah kecamatan langsung kembali kosong begitu dilakukan pencetakan pada pekan ini.

Kepala Dinas Dukcapil Kulonprogo, Djulistyo mengatakan, blangko e-KTP yang diterima kali ini mencapai 2.000 keping. Jumlah itu jauh lebih sedikit dibanding pasokan beberapa waktu lalu sebanyak 4.000 keping. “Selasa [3/10/2017] sudah mulai cetak. Beberapa kecamatan kuotanya langsung habis,” ujar Djulistyo, Kamis (5/10/2017).

Djulistyo mengungkapkan, kebutuhan blangko e-KTP di Kulonprogo mencapai sekitar 25.000 keping. Angka didapatkan dari jumlah surat keterangan pengganti e-KTP yang telah diterbitkan instansinya.

Dokumen itu selama ini bukan hanya diberikan kepada mereka yang sudah melakukan perekaman data, tetapi juga pengajuan pindah penduduk, dan pencetakan ulang karena hilang atau adanya penggantian data pribadi.

Akibat keterbatasan stok blangko, layanan pencetakan e-KTP diprioritaskan bagi data perekaman yang sudah print ready record atau siap cetak. Dinas Dukcapil Kulonprogo juga mempertimbangkan permohonan pencetakan dari warga yang kondisinya sudah sangat mendesak dan tidak cukup dicakup surat keterangan lagi. Permohonan tersebut bisa diajukan melalui kantor kecamatan masing-masing.

DJulistyo menjelaskan, stok blangko e-KTP juga dibagi secara proporsional untuk masing-masing kecamatan. Setidaknya sudah ada empat kecamatan yang dilaporkan kembali kehabisan blangko, yaitu Wates, Temon, Panjatan, dan Lendah. “Lainnya masih ada tapi juga sudah tinggal sedikit,” kata Djulistyo.

Koordinasi dan komunikasi terus dijalin dengan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI. Infonya, bakal ada pengiriman blangko lagi pada Selasa (10/10/2017) pekan depan.

“Tapi kami belum tahu berapa jumlah blangko yang akan diberikan ke Kulonprogo untuk minggu depan,” ucap Djulistya.

Sementara itu, Camat Lendah, Sumiran mengungkapkan, banyak warga yang datang ke kantor kecamatan untuk mengajukan permohonan cetak e-KTP sejak Senin (2/10) kemarin. Namun, pihaknya berupaya mengutamakan penerapan skala prioritas sesuai arahan dari Dinas Dukcapil Kulonprogo. “Blangkonya terbatas cuma 129 keping, sedangkan pemohon berjumlah 1.807 orang,” ungkap dia.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

HARIAN JOGJA HARI INI
Densus Tipikor Harus Dukung KPK

Harian Jogja Hari ini (14/10/2017) Densus Tipikor Harus Dukung KPK JOGJA- Sejumlah kalangan mengingatkan agar pembentukan Datasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) oleh Mabes Polri tidak dijadikan alasan membubarkan KPK. Sebaliknya, Densus Tipikor harus bisa mendukung kinerja antirasuah. Ganjar…