Peluncuran BRI easy card_ Karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) wilayah Yogyakarta menunjukkan replika kartu kredit BRI easy card saat peluncuran untuk wilayah Yogyakarta di Sleman, Kamis (5/10). Kartu Kredit BRI Easy ini adalah kartu kredit yang diterbitkan oleh bank BRI dengan bekerjasama dengan Mastercard yang ditujukan kepada generasi Milenial dengan rentang umur 25 tahun hingga 45 tahun. (Harian Jogja/Gigih M. Hanafi)
Jumat, 6 Oktober 2017 02:20 WIB Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja Ekonomi Share :

BRI Easy Card Bakal Merata di Jogja, Soloraya, Kedu, dan Banyumas

Limit dana juga cukup besar antara Rp5 juta sampai Rp25 juta

Solopos.com, SLEMAN-PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) meluncurkan kartu kredit BRI Easy Card. Persebarannya nanti juga akan merata di lingkup BRI Kanwil DIY yakni Jogja, yakni Soloraya, Kedu, dan Banyumas.

“Dari 7.000 kartu itu, wilayah DIY akan lebih banyak dibandingkan daerah lain. Hal itu karena potensi generasi milenialnya juga lebih banyak,” jelas Pemimpin Wilayah BRI Kanwil DIY Andik Eko Putro di Jogja di Verandah Resto Hotel Eastparc Yogyakarta, Sleman, Kamis (5/10/2017).

Baca juga : INOVASI PERBANKAN : BRI Luncurkan BRI Easy Card, Ini Keuntungannya

Melalui peluncuran ini, BRI berkomitmen untuk terus melakukan inovasi terhadap produk dan layanan perbankan, guna memenuhi kebutuhan nasabah lintas generasi. Hal itu sejalan dengan pesatnya perkembangan teknologi dan informasi. Dampaknya, gaya hidup para nasabah menjadi lebih kompleks, sehingga menuntut kemudahan, efisiensi dan efektivitas dalam
bertransaksi.

Salah satunya dengan tumbuhnya startup (perusahaan rintisan) yang banyak dipelopori anak muda. Andik menambahkan selain mahasiswa, segmen market ini dinilai potensial untuk produk BRI Easy Card. “Sekarang ini banyak anak muda yang membuat startup. Dengan adanya kartu ini diharapkan bisa mempermudah transaksi bisnis mmerek. Limit dana juga cukup besar antara Rp5 juta sampai Rp25 juta,” imbuh Andik.

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…