Ilustrasi berkendara sambil mengoperasikan ponsel (Digital Trends) Ilustrasi berkendara sambil mengoperasikan ponsel (Digital Trends)
Jumat, 6 Oktober 2017 16:10 WIB JIBI/Solopos/Antara Tips Share :

Berkendara Sambil Main Ponsel Jadi Penyebab Utama Kecelakaan

Berkendara sembari memainkan ponsel menjadi penyebab utama kecelakaan.

Solopos.com, SOLO – Berkendara sambil mengoperasikan ponsel menjadi salah satu penyebab dari 10 penyebab utama kecelakaan lalulintas Indonesia.

Menurut Kepala Seksi Kemitraan Korlantas Polri, AKBP Aldo Siahaan, berdasarkan data Korlantas Polri pada Januari hingga Mei 2017, terjadi 37.204 kasus kecelakaan lalulintas di Indonesia, dengan korban tewas sebanyak 9.034 orang dan luka berat sebanyak 6.357 orang.

Setidaknya ada 10 penyebab utama kecelakaan lalulintas. Pertama melakukan kegiatan yang menggangu konsentrasi berkendara, yaitu mengoperasikan ponsel sambil menjalankan kendaraan.

“Kecelakaan di bumi Indonesia ini ada 10 penyebab utama. Pertama distracted driving, seperti berkendara sambil telepon, SMS-an, makan dan minum ketika berkendara,” kata Aldo seusai acara Michelin Safety Academy, beberapa waktu lalu di Jakarta, seperti dikutip Antara.

“Kedua, berkendara terlalu cepat sehingga sulit memberikan reaksi jika terjadi sesuatu. Saking cepatnya, Anda tidak sempat bereaksi untuk keselamatan. Ketiga, tidak memperhatikan marka jalan,” sambung Aldo.

Faktor lainnya yang menjadi penyebab utama kecelakaan adalah menerobos lampu merah, emosi tidak stabil dari pengemudi yang umumnya masih remaja, serta perilaku melawan arus yang menyebabkan kecelakaan fatal karena kendaraan lain datang dari arah berlawanan.

Berbelok tanpa melihat kondisi jalan, berkendara di bawah pengaruh alkohol, balapan liar dan modifikasi kendaraan yang tidak sesuai aturan juga menjadi faktor utama kecelakaan di Indonesia.

Fakta lain, menurut Aldo, penggunaan sabuk pengaman ternyata bisa mengurangi risiko fatalitas kecelakaan hingga 61 persen.

Lowongan pekerjaan
PT. MIC Abadi Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…