Para wisatawan menikmati keindahan Kota Jogja dengan mengendarai becak. (Foto Istimewa) Para wisatawan menikmati keindahan Kota Jogja dengan mengendarai becak. (Foto Istimewa)
Jumat, 6 Oktober 2017 11:55 WIB Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Asyik! Horison Ultima Riss Ajak Wisatawan Keliling Jogja dengan Becak dan Andong

Hotel Horison Ultima Riss Jogja yang berada di Jalan Gowongan Kidul No 33-49 kawasan Malioboro menghadirkan inovasi baru

Solopos.com, JOGJA-Hotel Horison Ultima Riss Jogja yang berada di Jalan Gowongan Kidul No 33-49 kawasan Malioboro menghadirkan inovasi baru di bidang pariwisata dengan menghadirkan paket wisata malam berkeliling Kota Jogja menggunakan becak dan andong.

“Melihat romantisme yang dihadirkan malam hari, Horison Ultima Riss Jogja mengadirkan wisata malam menggunakan andong dan becak,” kata Arif Aar selaku General Manager Horison Ultima Riss Jogja dalam rilis yang diterima Solopos.com, Jumat (29/9/2017).

Transportasi tradisional dipilih untuk dapat menghadirkan nuansa lokal, romantis, santai dan menghadirkan kembali suasana Jogja pada jaman dahulu. Dimulai dengan Tugu Jogja, dilanjutkan Malioboro, dan Alun-Alun Selatan.

Wisata malam dapat ditutup dengan menikmati segelas kopi unik yang biasa disebut kopi Joss di area selatan stasiun tugu. “Paket wisata menggunakan becak dimulai dengan Rp100.000 per pax dan andong Rp300.000 per andong,” katanya.

Bagi para wisatawan yang menginginkan paket yang lebih hemat dengan menginap di Hotel Horison Ultima Riss Jogja, cukup mengeluarkan biaya Rp700.000 untuk paket kamar dan becak, serta Rp850.000 untuk kamar dan andong. Paket ini tidak berlaku saat hari besar dan harus dipesan terlebih dahulu.

“Kami selalu memberikan promo yang menarik dengan harga yang kompetitif, agar masyarakat Jogja dapat menikmati promo kamar dan ruang meeting dan paket lainnya,” ujar Arif.

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…