Sejumlah mahasiswa STMIK AKAKOM yang berprestasi menerima penghargaan dalam Dies Natalis, di Auditorium Bale Lantip, Kompleks STMIK AKAKOM, Sabtu (8/7/2017). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja) Sejumlah mahasiswa STMIK AKAKOM yang berprestasi menerima penghargaan dalam Dies Natalis, di Auditorium Bale Lantip, Kompleks STMIK AKAKOM, Sabtu (8/7/2017). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Jumat, 6 Oktober 2017 23:20 WIB Sunartono/JIBI/Harian Jogja Pendidikan Share :

Akakom Siapkan Sarjana Plus, Seperti Apa?

Sehingga lulusan ke depan akan memperoleh sarjana plus, selain Sarjana Komputer dan bersertifikasi internasional

Solopos.com, BANTUL-STMIK Akakom Yogyakarta akan mempersiapkan para mahasiswanya menjadi Sarjana Plus.

Melalui program internasionalisasi, lulusan tidak hanya memperoleh gelar sarjana komputer tetapi juga bersertifikasi internasional. Kepala Admisi dan Kerjasama STMIK AkakomYogyakarta Totok Suprawoto menjelaskan, untuk meningkatkan daya saing dan kompetensi mahasiswa, pihaknya mengembangkan kurikulum sesuai perkembangan teknologi informasi. Selain itu, dilakukan juga sertifikasi bidang IT pada setiap prodi.

Saat ini STMIK Akakom Yogyakarta juga menerapkan kurikulum dan sertifikasi NIIT India tentang web development dan English for Success. NIIT sendiri merupakan institusi pendidikan teknologi informasi internasional dengan jaringan mencapai 44 negara.

“Program internasionalisasi kampus untuk meningkatkan kompetensi lulusan terus kami dorong melalui kerja sama luar negeri. Sehingga lulusan ke depan akan memperoleh sarjana plus, selain Sarjana Komputer dan bersertifikasi internasional,” terang dia dalam rilis kepada Harian Jogja, Kamis (5/10/2017).

Selain NIIT India, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan Jeonju University Korea Selatan dan National Taipei University of Technology Taiwan. Mahasiswanya juga berpeluang belajar ke luar negeri sehingga memiliki keahlian khas yang mampu bersaing di level internasional.

“Pada wisuda periode I tahun 2017/2018 [digelar pekan lalu], kami meluluskan 210 orang,” imbuh dia.

Tahun ini lulusan di kampusnya terdiri atas Sarjana Komputer 159 orang di mana dari jurusan Teknik Informatika 113 orang, Sistem Informasi 46 orang. Kemudian, Ahli Madya Komputer total 51 orang terdiri atas manajemen informatika 33 orang, Teknik Komputer 15 orang dan Komputerisasi Akuntansi ada tiga orang.

Sekitar 52,85% yang diwisuda memperoleh predikat cumlaude. Adapun wisudawan terbaik diraih Eko Riyanto dari Pordi Teknik Informatika dengan IPK 3,91, Dika Ika Riangga dari Sistem Informasi dengan IPK 3,67. Sementara, program D3 terbaik diraih oleh Inggrit Siswanti, Resita Widyawati dan Indri Yuli.

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…