Jokowi bersama Surya Sahetapy. (Istimewa/Youtube) Jokowi bersama Surya Sahetapy. (Istimewa/Youtube)
Kamis, 5 Oktober 2017 13:45 WIB JIBI/Solopos.com/Antara Issue Share :

Surya Sahetapy Curhat Soal Nge-Vlog Bareng Presiden Jokowi

Surya Sahetapy mengungkapkan kisah di balik video berdurasi kurang dari dua menit.

Solopos.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali hadir dengan vlog terbarunya. Lewat video bertajuk #JKWVLOG INSPIRASI DARI SURYA SAHETAPY Jokowi mengunggah vlog saat dirinya bersama anak ketiga dari pasangan Ray Sahetapy – Dewi Yull, Surya Sahetapy.

Surya Sahetapy adalah penyandang disabilitas tuli yang aktif memperjuangkan hak orang-orang tuli di Tanah Air. Pria kelahiran 21 Desember 1993 itu mengungkapkan kisah di balik video berdurasi kurang dari dua menit , dibantu seorang juru bahasa isyarat, yang membuatnya “sangat grogi”.

“Kantor staf presiden sudah beberapa kali mengundang saya,” ungkap Surya ditemui usai diskusi Pemberdayaan Ekonomi untuk Penyandang Disabilitas di @america, Jakarta, Rabu (4/10) petang.

Undangan yang bertujuan memberi edukasi tentang disabilitas itu akhirnya terwujud berbarengan dengan acara Ngopi Bersama Presiden. Surya awalnya tidak menyangka bakal berinteraksi dengan Jokowi, bahkan mengajari bahasa isyarat Saya Cinta Kopi Indonesia.

“Sebenarnya saya hanya diundang untuk datang melihat kegiatan di sana, eh tapi ternyata ada seorang staf presiden yang minta saya untuk mengajarkan presiden bahasa isyarat, juga mengambil video,” tutur Surya lewat bahasa isyarat dengan raut wajah ekspresif.

“Saya grogi sekali, tidak ada persiapan, tapi alhamdulillah lancar,” sambung dia.

Antusiasme Presiden Joko Widodo belajar bahasa isyarat jadi pertanda pintu menuju Indonesia ramah disabilitas sudah mulai terbuka. Surya menegaskan perjuangan mewujudkan Indonesia ramah disabilitas baru dimulai, tapi dia berharap semua itu cepat atau lambat akan terwujud.

Dalam video yang berdurasi 1 menit 50 detik itu, Presiden Jokowi mengatakan “Kita ingin juga memberikan perhatian dari pemerintah agar kesempatan kerja, fasilitas-fasilitas umum ditingkatkan untuk kaum difabel.”

“Dengar-dengar Surya mau jadi DJ ya? Gimana ceritanya?” tanya Jokowi kepada Surya.

“Sebenarnya bukan mau jadi DJ, Pak. Saya cuma latihan saja. Saya pengin ke depannya jadi staf presiden. Bantu presiden bisa membuat Indonesia ramah disabilitas,” jawab Surya.

“Bisa, bisa, bisa, bisa,” kata Presiden Jokowi.

Surya lalu mengajarkan Presiden Jokowi bahasa isyarat “Bapak Jokowi, dan beliau cinta Indonesia!”

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…