Petugas dari Polsek Kudus memeriksa pasangan tak resmi di rumah kos di Desa Jenggalan, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus, Jateng, Kamis (5/10/2017) dini hari. (Instagram-@polreskudus) Petugas dari Polsek Kudus memeriksa pasangan tak resmi di rumah kos di Desa Jenggalan, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus, Jateng, Kamis (5/10/2017) dini hari. (Instagram-@polreskudus)
Kamis, 5 Oktober 2017 18:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

Razia Rumah Kos, Polisi Kudus Pergoki Pasangan Tak Resmi di Kamar

Razia polisi menyasar beberapa rumah kos di Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus, dan menghasilkan ditemukannya pasangan tak resmi.

Solopos.com, KUDUS – Petugas dari Polsek Kudus melakukan razia di beberapa rumah kos di Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (5/10/2017) dini hari. Dalam razia tersebut, polisi menemukan beberapa pasangan yang dituding sebagai pasangan pria-wanita yang belum menikah alias pasangan tak resmi di kamar kos.

Kapolsek Kudus, AKP Moh Khoirul Naim menjelaskan ada dua pasangan tak resmi di rumah kos yang berada di Desa Jenggalan, Kecamatan Kudus. “Dari Rumah Kos Mai Sarah Hilal Desa Janggalan Kota Kudus, kami temukan dua pasangan muda-mudi tanpa ikatan pernikahan yang sedang berada di dalam kamar,” jelas Khoirul seperti dikutip di akun Instagram resmi milik Polres Kudus, @polreskudus.

Selain pasangan tak resmi, ditemukan pula pemuda yang sedang mengonsumsi minuman keras di kamarnya. Meski demikian, polisi tak menemukan narkoba pada razia kali ini.

Khoirul menambahkan operasi itu digelar demi mencegah peredaran narkoba dan perilaku seks bebas di Kudus. Rumah-rumah kos itu pun sebenarnya sudah diduga menjadi lokasi peredaran narkoba dan seks bebas.

Selain itu, Khoirul juga mengungkapkan aksi polisi di Kecamatan Kudus tersebut juga untuk mencegah maraknya prostitusi online. “Razia ini untuk mengantisipasi maraknya praktik prostitusi online yang terselubung, di mana transaksi kerap dilakukan di rumah kos yang disewa,” ujar Khoirul.

Dari razia tersebut, polisi membawa pemilik kos ke Mapolsek Kudus untuk diberikan pembinaan. “Pemilik kos kami bawa ke polsek untuk mendapatkan arahan agar tempat kosnya tidak menjadi ajang pesta narkoba dan menjadi tempat atau transaksi seks online,” pungkasnya. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…