Para pemain Persis Solo merayakan gol. (Istimewa)
Kamis, 5 Oktober 2017 21:25 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA 2
Persis Vs PSPS: Kemenangan Jadi Harga Mati Sambernyawa

Liga 2 akan menyajikan duel Persis Solo vs PSPS.

Solopos.com, SOLO — Persis Solo akan menjalani laga penting kontra PSPS Riau di Stadion Manahan Solo, Jumat (6/10/2017) sore WIB. Kemenangan menjadi harga mati bagi kedua tim untuk memuluskan langkah ke babak delapan besar Liga 2.

Kabar baik bagi Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo, karena sudah bisa diperkuat bek andalan, Ikhwan Ciptady. Tanpa Ikhwan, lini pertahanan Persis Solo terlihat pincang saat menghadapi Cilegon United, Senin (2/10/2017), yang berakhir untuk kemenangan 2-0 bagi tuan rumah.

“Menghadapi PSPS, semua pemain dalam kondisi baik. Tidak ada yang cedera atau terkena akumulasi kartu. Ini laga berat, tapi kami akan tampil percaya diri untuk meraih kemenangan,” ujar Asisten Pelatih Persis Solo Albert Rudiana dalam jumpa pers di Stadion Manahan Solo, Kamis (5/10/2017).

Persis Solo wajib mewaspadai permainan impresif dari PSPS Riau saat bertandang ke markas lawan. Sejauh ini, PSPS mampu mengemas lima kemenangan dari delapan laga tandang. Dua laga tandang lainnya berakhir imbang. Sementara satu laga tandang lainnya berakhir kalah. Terakhir, PSPS Riau mampu mempermalukan tuan rumah PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Senin (2/10/2017), dengan skor 3-2.

Menariknya, jumlah gol yang dilesakkan Herman Dzumafo dkk. di laga tandang justru lebih banyak dibandingkan di laga kandang. Di laga away, anak asuh Philep Hansen mampu menciptakan 15 gol, sementara di laga home, mereka hanya mampu menciptakan 11 gol.

“PSPS itu tim yang dengan materi pemain yang luar biasa. Materi pemain mereka berada di atas kami. Kami beruntung sekali bisa mencuri satu poin di kandang mereka. Setelah kami mencetak gol penyaman kedudukan, langsung turun hujan sehingga mereka tidak bisa menambah gol,” seloroh Albert Rudiana.

Kemenangan atas Tim Askar Bertuah akan memastikan Laskar Sambernyawa merebut tiket ke babak delapan besar, terlepas bagaimana hasil dari pertandingan antara Cilegon United melawan PSS Sleman. Persis Solo punya peluang besar untuk memenangi pertandingan karena akan mendapat dukungan sekitar 23.000 suporter yang memadati Stadion Manahan.

Bila gagal memanfaatkan peluang meraih poin penuh, perjuangan M. Wahyu dkk. bakal lebih berat karena di laga pamungkas, Persis akan menghadapi PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Selasa (10/10/2017).

Sementara itu, Asisten Pelatih PSPS Riau, Dian Eka Saputra, mengaku tertantang untuk menaklukkan Persis Solo di hadapan pendukungnya sendiri. Kemenangan atas tuan rumah PSS Sleman menambah motivasi Herman Dzumafo cs. untuk mengalahkan Persis Solo.

“PSS Sleman yang tampil dengan 45.000 pendukungnya sendiri, dengan koreografi terbaik di Asia Tenggara sudah kita taklukkan. Sekarang saatnya kami menghadapi Persis Solo dengan dukungan suporter mereka. Kami datang ke Stadion Manahan dengan optimisme tinggi,” ucap Dian Eka Saputra.

Menghadapi Persis Solo, PSPS Riau membawa serta 22 pemain. Namun, PSPS Riau tidak akan diperkuat bek andalan Wahyu Kustanto karena hukuman akumulasi kartu kuning. Namun, hal itu tidak membuat khawatir Dian Eka karena ada pemain lain yang siap menggantikan Wahyu Kustanto.

lowongan pekerjaan
PT. SO GOOD FOOD, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…