Begini saat suporter Persis Solo memberi dukungan kepada tim kesangannya Persis Solo. JIBI/Solopos/dok
Kamis, 5 Oktober 2017 09:30 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA 2
Pasoepati Persilakan Suporter PSPS Menginap di Sekretariat

Liga 2 akan menyajikan duel Persis Solo vs PSPS Pekanbaru.

Solopos.com, SOLO — Belasan suporter PSPS Pekanbaru sudah tiba di Kota Solo, Rabu (4/10/2017), untuk mendukung tim kesayangan mereka bertanding melawan tuan rumah Persis Solo di Stadion Manahan, Jumat (6/10/2017).

Wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan, mengaku sudah menjalin komunikasi dengan perwakilan suporter PSPS. Menurutnya, sebagian dari suporter PSPS Riau itu datang dari Jogja. Sebagian lagi datang dari Riau.

“Karena pertandingan masih hari Jumat, kami mempersilakan mereka menginap di Sekretariat Pasoepati daripada mereka menginap di hotel. Kami akan menyambut dengan baik suporter tim tamu,” jelas Ginda saat ditemui wartawan di kawasan Timuran, Solo, Rabu (4/10/2017).

Pasoepati bakal tampil penuh semangat untuk mendukung Persis Solo dari tribune penonton. Rencananya, Pasoepati akan menampilkan konfigurasi untuk memompa semangat M. Wahyu dkk. saat menghadapi laga hidup mati melawan PSPS. Namun, Ginda enggan membocorkan jenis konfigurasi yang dimaksud.

“Hasil dari pertandingan melawan PSPS itu sangat menentukan. Kami harap pemain juga tampil all out untuk memetik kemenangan. Kalau bisa menang, Persis akan bertandang ke Sleman pada Selasa [10/10/2017] tanpa membawa beban berat,” ucap Ginda.

Laga antara PSS Sleman melawan Persis Solo di pekan terakhir Grup A babak 16 besar Liga 2 dipastikan tidak akan dihadiri Pasoepati. Panitia pelaksana (panpel) pertandingan PSS Sleman sudah mengirimkan surat kepada manajemen Persis Solo tertanggal Senin (2/10/2017).

Dalam surat itu, panpel melarang suporter Persis Solo datang ke Stadion Maguwoharjo untuk mendukung tim kesayangan mereka bertanding. Larangan suporter Persis Solo datang ke Stadion Maguwoharjo itu dilatarbelakangi tribune penonton sudah dipenuhi suporter tuan rumah. Selain itu, faktor keamanan menjadi alasan krusial dibalik pelarangan suporter Persis datang ke Stadion Maguwoharjo.

“Saya sudah berkoordinasi dengan panpel PSS Sleman terkait larangan itu. Mau dilarang atau tidak itu tergantung keputusan panpel PSS Sleman setelah berkoordinasi dengan pihak keamanan. Kami tentu menghormati keputusan mereka. Toh, dulu suporter PSS Sleman juga dilarang datang ke Stadion Manahan saat dijamu Persis,” papar Ginda.

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…