Ilustrasi menghitung rupiah. (Rachman/JIBI/Bisnis) Ilustrasi menghitung rupiah. (Rachman/JIBI/Bisnis)
Kamis, 5 Oktober 2017 09:30 WIB Renat Sofie Andriani/JIBI/Bisnis Ekonomi Share :

Kurs Rupiah Melemah ke Level Rp13.482/US$

Kurs rupiah pagi ini dibuka di level Rp13.479 per dolar AS.

Solopos.com, JAKARTA – Nilai tukar rupiah di pasar spot hari ini, Kamis (5/10/2017),melemah 5 poin atau 0,4% ke level Rp13.482 per dolar AS. Sebelumnya pada 08.06 WIB, spot dibuka melemah tipis 2 poin atau 0,01% ke level Rp13.479 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah berhasil mempertahankan reboundnya hingga akhir perdagangan Rabu (4/10/2017), di tengah apresiasi mata uang Asia terhadap dolar AS.

Rupiah ditutup menguat 0,48% atau 65 poin di Rp13.477 per dolar AS, setelah dibuka dengan penguatan 0,30% atau 40 poin di Rp13.502.

Rebound rupiah kemarin mengakhiri pelemahan selama dua hari berturut-turut sebelumnya. Adapun pada perdagangan Selasa (3/10), rupiah berakhir melemah 0,01% atau 2 poin di posisi 13.542 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp13.459 – Rp13.515 per dolar AS.

Tak hanya berhasil rebound, rupiah juga terpantau memimpin apresiasi mata uang di Asia. Penguatan rupiah diikuti oleh won Korea Selatan dengan 0,42% dan rupee India sebesar 0,36%.

Rupiah memimpin penguatan mata uang emerging market di Asia saat reli dolar AS terhenti di tengah penantian investor atas keputusan Presiden Donald Trump terkait kepemimpinan baru bank sentral AS The Federal Reserve.

“Dolar AS mengambil jeda, jadi para pedagang akan cenderung mengambil untung dalam dolar terhadap mata uang Asia,” kata Peter Chia, pakar strategi mata uang di United Overseas Bank, seperti dikutip dari Bloomberg.

Meski demikian, lanjutnya, mata uang Asia diperkirakan masih akan melemah pada kuartal ini saat The Fed mengurangi neraca dan kemungkinan akan menaikkan suku bunga lagi akhir tahun ini.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama turun 0,12% atau 0,111 poin ke 93,458 pada pukul 16.31 WIB.

Sebelumnya indeks dolar dibuka dengan kenaikan 0,03% atau 0,026 poin di level 93,595, setelah pada perdagangan Selasa (3/10/2017) berakhir naik 0,01% di posisi 93,569.

Indeks dolar AS tergelincir dari relinya saat pasar menunggu sentimen baru dari pidato Gubenur Federal Reserve Janet Yellen di depan Konferensi Community Banking pada hari ini waktu setempat.

Selain itu, pasar juga mencermati rumor yang berhembus mengenai pergantian Gubernur The Fed. Kandidat yang disebut dapat menggantikan Yellen ialah Jerome Powell dan mantan anggota Dewan, Kevin Warsh.

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…