Buruh membangun rumah bersubsidi di Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jateng, Selasa (1/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Buruh membangun rumah bersubsidi di Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jateng, Selasa (1/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Kamis, 5 Oktober 2017 12:40 WIB Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

Konsumen Rumah Bersubsidi di Sleman Siap-Siap Kecewa

Pemkab Sleman memastikan perumahan bersubsidi Godean Hill di Sidorejo, Godean melanggar RTRW.

Solopos.com, SLEMAN— Pembangunan rumah bersubsidi Godean Hill di Sidorejo, Godean tampaknya akan jadi kenangan. Sebab, lahan yang digunakan tidak sesuai peruntukan sebagaimana Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Sleman.

“Kami tetap akan berpegang teguh pada RTRW. Kalau tidak sesuai RTRW, izin tidak akan diberikan,” kata Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Petaru) Sleman Muhammad Sugandi, Rabu (4/10/2017).

Menurutnya, berdasarkan RTRW Sleman, Dusun Jering Sidorejo Godean yang menjadi proyek pembangunan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) itu peruntukannya untuk hortikultura. Oleh karenanya, kata Gandi, selama RTRW tidak berubah maka pemberian izin untuk pembangunan rumah bersubsidi itu tidak akan bisa dilakukan.

Pendapat senada juga disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman Kunto Riyadi. Menurutnya, pengembang seharusnya mematuhi aturan yang ditetapkan Pemkab. Saat ini, Pemkab sedang menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) lokasi mana saja yang cocok dibangun rumah bersubsidi. Hal itu sesuai dengan Perbup No. 19/2017 yang mengatur perumahan untuk MBR.

“RDTR ini nanti yang menentukan lokasi mana yang layak digunakan untuk pembangunan rumah bersubsidi. Saat ini, kajian RDTR baru selesai dilakukan di wilayah Berbah,” katanya.

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…