Petugas DPU Kota Semarang membersihkan gorong-gorong di Jl. Kaligarang, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jateng, Kamis (5/10/2017). (Facebook.com-Nyonyo Waw) Petugas DPU Kota Semarang membersihkan gorong-gorong di Jl. Kaligarang, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jateng, Kamis (5/10/2017). (Facebook.com-Nyonyo Waw)
Kamis, 5 Oktober 2017 21:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KEBERSIHAN SEMARANG
Dikeruk, Sampah di Gorong-Gorong Jl. Kaligarang Capai Satu Bak Truk

Kebersihan di Kota Semarang dijaga dengan cara mengeruk sampah dari gorong-gorong di kawasan Jl. Kaligarang.

Solopos.com, SEMARANG – Sampah yang menumpuk di gorong-gorong Jl. Kaligarang, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) dikeruk petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, sejak Selasa (3/10/2017). Petugas DPU yang berupaya menjaga kebersihan Kota Semarang itu dikabarkan mendapati sampah yang mencapai satu bak truk dalam waktu tiga hari.

Masalah kebersihan di Kota Semarang itu lantas menjadi sorotan warga dunia maya (netizen) di media sosial Facebook setelah pengguna akun Facebook Nyonyo Wawa mengunggah foto para petugas DPU yang sedang membersihkan gorong-gorong di Jl. Kaligarang ke dinding grup Facebook Media Informasi Kota Semarang (MIK Semar), Kamis (5/10/2017).

Ia menyatakan pengerukan sampah yang dilakukan petugas DPU Kota Semarang itu menghasilkan sampah yang setara dengan satu bak truk. “Kegiatan membersihkan gorong-gorong di perempatan RS Kariadi – Jl.Kaligarang. Tiga hari dapat 1 truk. Kegiatan masih berjalan. Semangat!” tulis pengguna akun Facebook Nyonyo Wawa pada keterangan foto.

Tak sedikit netizen yang lantas mengungkapkan rasa terkejut mereka setelah mengetahui jumlah sampah yang didapatkan. “Iso go ngurug omah [Sampahnya bisa untuk menimbun rumah],” ungkap pengguna akun Facebook Budi Mulyono.

Enak ya resik2 3 dino entok truk 1, lha nek 6 dino entok truk 2 [Enak ya bersih-bersih tiga hari dapat satu truk, enam hari bisa dapat dua truk],” sindir pengguna akun Facebook Ardi Aditya.

Selain itu, warganet mencibir para pembuang sampah sembarangan yang dapat menyebabkan banjir di Kota Semarang. Mereka pun berharap ada sanksi tegas kepada para pembuang sampah agar jera. “Jangan buang sampah sembarangan! Tegur, foto, viralkan, kalau ada yang buang sampah sembarangan!” tulis pengguna akun Facebook Dimas Soemarmo Nugroho.

Di samping itu, netizen mengapresiasi upaya DPU dalam menjaga kebersihan Kota Semarang. Menurut mereka, tindakan DPU Kota Semarang itu juga akan mengurangi potensi banjir di Jl. Kaligarang dan sekitarnya. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…