Sampah di sungai Dusun Kiongan, Desa Karangampel, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jateng. (Facebook.com-Budi) Sampah di sungai Dusun Kiongan, Desa Karangampel, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jateng. (Facebook.com-Budi)
Kamis, 5 Oktober 2017 14:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KEBERSIHAN KUDUS
Sungai-Sungai Penuh Sampah, Warga Kudus Dinilai Kurang Edukasi

Kebersihan yang buruk di sungai-sungai di Kabupaten Kudus memicu penilaian terhadap warganya yang dianggap kurang mendapatkan pendidikan.

Solopos.com, KUDUS – Beberapa sungai di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng) dikabarkan menjadi tempat pembuangan sampah bagi sebagian masyarakat. Hal itu pun ramai dibicarakan warga dunia maya (netizen) di media sosial Facebook yang menilai masih banyak masyarakat minim pengetahuan mengenai kebersihan lingkungan.

Penilaian warganet itu ramai dilontarkan di halaman Facebook Info Seputar Kudus setelah bereda foto salah satu sungai di Kabupaten Kudus yang dipenuhi sampah. Pengelola halaman Facebook itu mengunggah beberapa foto sungai yang dipenuhi sampah untuk membuka diskusi warganet.

Netizen lantas melontarkan penilaian mereka yang menganggap sebagian masyarakat Kudus masih minim edukasi mengenai perlunya menjaga kebersihan lingkungan. “Ya itulah masyarakat saat ini, diberi imbauan, diperingatkan dah tulisan tidak dihiraukan,” ungkap pengguna akun Facebook Arfian Madara.

Wong gak mudeng urep ya koyo ngono sampah kok di buang di aliran sungai hadeh tobat2 [Warga yang tak tahu caranya hidup ya seperti itu. Sampah kok dibuang di aliran sungai],” tulis pengguna akun Facebook Gunadi Adi Asi.

Menurut netizen, warga Kudus harus mulai diberikan edukasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selain membuat lingkungan yang sehat, edukasi mengenai kebersihan itu, menurut mereka, juga bisa menghindarkan wilayah Kudus dari bencana seperti banjir.

“Perlu edukasi di setiap desa tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ungkap pengguna akun Facebook Heru Rahmanto.

“Masyarakat perlu diedukasi untuk pemilahan sampah. Kalau orang dewasa tidak bisa, mungkin mulai dari PAUD perlu diberikan pendidikan semacam itu,” timpal pengguna akun Facebook Ari Wahyu Wibowo.

Netizen berharap Pemkab Kudus memandang masalah kebersihan itu sebagai masalah serius dan harus segera ditindaklanjuti. Mereka pun menggantungkan harapan agar Pemkab Kudus mau mencanangkan program yang mampu mengedukasi masyarakat mengenai kebersihan lingkungan. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Sibuk Main Ponsel, Perempuan Ini Jatuh dari Jembatan Penyeberangan

Sebuah kisah tragis menimpa perempuan Tiongkok yang terlalu sibuk bermain ponsel saat berada di jembatan penyeberangan. Solopos.com, SUZHOU – Penggunaan ponsel yang berlebihan bisa berbahaya. Hal ini terbukti pada perempuan asal Kota Anhui, Shuzou, Tiongkok. Perempuan yang tak diungkap identitasnya…