Kondisi jembatan di Dusun Sapen, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jateng yang pembangunannya dianggap mangkrak. (Facebook.com-Tiwi'cuttexx Foreverlove Misuaku Tauhid) Kondisi jembatan di Dusun Sapen, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jateng yang pembangunannya dianggap mangkrak. (Facebook.com-Tiwi'cuttexx Foreverlove Misuaku Tauhid)
Kamis, 5 Oktober 2017 13:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

INFRASTRUKTUR SEMARANG
Jembatan di Pringapus Dianggap Mangkrak, Begini Kondisinya

Infrastruktur berupa jembatan yang diduga mangkrak pembangunannya dikeluhkan lantaran warga kesulitan untuk mencari akses.

Solopos.com, UNGARAN – Pembangunan infrastruktur jembatan di Dusun Sapen, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) yang dianggap mangkrak menjadi keluhan warga setempat. Pasalnya, selama ini, warga di dusun tersebut harus rela menyeberangi sungai tanpa jembatan untuk keluar atau masuk desa.

Kondisi infrastruktur di sudut Kabupaten Semarang tersebut menjadi sorotan warganet di media sosial Facebook setelah foto jembatan itu diunggah pengguna akun Facebook ?Tiwi’cuttexx Foreverlove Misuaku Tauhid di dinding grup Facebook Ungaran, Selasa (3/10/2017).

“Ratusan tahun jembatan ini terbengkalai tanpa dijamah pemerintah. Giliran sekarang terealisasi dan harapan rakyat setempat bahagia ternyata malah mangkrak. Yang didapat bukan kebahagiaan malah penderitaan. Adiku udah 4 hari g sekolah gara-gara banjir,” ungkapnya pada keterangan foto.

Sejumlah warganet yang mengaku sebagai warga Dusun Sapen pun menjelaskan warga kesulitan untuk keluar atau masuk desa jika hujan deras tiba. Pasalnya, sungai yang harus diseberangi pasti didera banjir jika hujan deras tiba. “Soalnya desanya dilingkari [dikelilingi] sungai jadi kalau banjir [warga] gak bisa melakukan aktifitas juga,” ungkap pengguna akun Facebook Ari Cass.

Kondisi infastruktur itu lantas memicu netizen menilai Pemkab Semarang tak memikirkan nasib rakyatnya yang berada di kawasan pinggiran. Mereka menyatakan kawasan pinggiran seperti desa-desa di Kecamatan Pringapus sangat jarang diperhatikan jajaran Pemkab Semarang yang berkedudukan di Ungaran, ujung utara wilayah kabupaten itu.

Sebelumnya, kondisi jalan rusak di Dusun Kedunggelatik, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus juga dikeluhkan lantaran rusak parah dan belum kunjung diperbaiki. Hal itu pun memicu sindiran yang dilayangkan kepada pemerintah desa hingga pemerintah provinsi.

Menurut mereka, pemerintah seharusnya memperhatikan wilayah yang pembangunan infrastrukturnya tertinggal seperti di salah satu sudut Kabupaten Semarang tersebut. Netizen menambahkan pemerintah seharusnya malu wilayah yang dekat dengan ibu kota Jateng justru tertinggal pembangunannya dibanding wilayah lain yang lebih jauh dari ibu kota Jateng. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…