Harian Jogja edisi Kamis (5/10/2017) Harian Jogja edisi Kamis (5/10/2017)
Kamis, 5 Oktober 2017 09:14 WIB M101/JIBI/Harian Jogja Peristiwa Share :

HARIAN JOGJA HARI INI
TNI Mesti tetap di Barak

Harian Jogja edisi Kamis (5/10/2017)

 
TNI Mesti Tetap di Barak
JAKARTA-TNI akan genap berumur 72 tahun, Kamis (5/10). Banyak tantangan yang dihadapi militer Indonesia, seperti ancaman di tingkat global yang kian kompleks hingga godaan untuk terlibat politik praktis. Prajurit diingatkan untuk tetap pada peran sebagai alat pertahanan negara dan menjauhi politik praktis.

Menghidupkan Kembali Kenangan dalam Kokohnya Patung
Puluhan patung didirikan di pinggir jalan, sebagai bagian dari pameran Jogja Street Sculpture Project (JSSP) 2017. Instalasi seni tersebut merupakan langkah awal untuk mengembalikan Kotabaru sebagai kawasan warisan budaya yang nyaman bagi pejalan kaki.

Proyek Rumah Bersubsidi Tersendat
JOGJA-Proyek rumah bersubsidi sebagai bagian dari program satu juta rumah berjalan tersendat-sendat di DIY.

Tak Bisa Menyejahterakan, Dana Desa Salah Urus
PANDEGLANG-Setidaknya 900 desa di Indonesia bermasalah dalam memanfaatkan dana desa.

Senin, Catalunya Nyatakan Merdeka
BARCELONA-Catalunya berencana menyatakan kemerdekaan dari Spanyol, Senin (9/10) mendatang.

Senapan Dimodifikasi Agar Lebih Mematikan
LAS VEGAS-Stephen Paddock, pelaku penembakan brutal di Las Vegas, Amerika Serikat (AS) yang menewaskan 500 orang ternyata memodifikasi senapan yang digunakannya agar bisa melepas tembakan lebih cepat dalam waktu singkat.

Gelar Ratu Kecantikan Dicopot Akibat Isu Rohingya
YANGON-Gelar ratu kecantikan yang diperoleh Shwe Eain Si, 19, dicopot. Pencopotan itu dilakukan setelah Shwe Eain Si mengunggah potongan video kerusuhan yang terjadi di Rakhine Myanmar.

Pesta Rakyat Ikut Kena Imbas
JOGJA-Pesta rakyat yang direncanakan Pemerintah Provinsi DIY untuk menyambut pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY belum jelas.

Pasoepati Dilarang ke Stadion Maguwoharjo
SLEMAN-Panitia Pelaksana (Panpel) laga kandang PSS Sleman secara resmi menolak kedatangan Suporter Persis Solo, Pasoepati.

Penataan Baron Ditentang Nelayan
GUNUNGKIDUL-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul berencana menata Pantai Selatan. Pada tahap awal, aktivitas nelayan di Pantai Baron, Kecamatan Tanjungsari akan dipisahkan dan parkir perahu nelayan akan dipindah ke tempat lain. Namun nelayan menolak, mereka ingin aktivitas nelayan dan wisata tetap berjalan beriringan.

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…