Sejumlah pekerja melakukan persiapan peluncuran Kapal Sabuk Nusantara 98 di galangan kapal PT Yasa Wahana Tirta Samudera, Kota Semarang, Jateng, Kamis (5/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo) Sejumlah pekerja melakukan persiapan peluncuran Kapal Sabuk Nusantara 98 di galangan kapal PT Yasa Wahana Tirta Samudera, Kota Semarang, Jateng, Kamis (5/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Kamis, 5 Oktober 2017 17:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo Feature Share :

Foto Kapal Sabuk Nusantara 98 Meluncur

Kapal Sabuk Nusantara 98 diluncurkan di Semarang.

Dirut Samudera Indonesia Bani M Mulia (tengah) berbincang dengan Direktur Nyoman Sudiana (kiri) dan Direktur Pengelola Musthofa (kanan) saat peluncuran Kapal Sabuk Nusantara 98 di galangan kapal PT Yasa Wahana Tirta Samudera, Kota Semarang, Jateng, Kamis (5/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Dirut Samudera Indonesia Bani M Mulia (tengah) berbincang dengan Direktur Nyoman Sudiana (kiri) dan Direktur Pengelola Musthofa (kanan) saat peluncuran Kapal Sabuk Nusantara 98 di galangan kapal PT Yasa Wahana Tirta Samudera, Kota Semarang, Jateng, Kamis (5/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

PT Yasa Wahana Tirta Samudera, Kamis (5/10/2017), meluncurkan Kapal Sabuk Nusantara 98 di galangan kapal perusahaan di Kota Semarang, Jawa Tengah. Dirut Samudera Indonesia Bani M Mulia bersama Direktur Nyoman Sudiana dan Direktur Pengelola Musthofa hadir langsung ke galangan kapal tersebut.

Kapal perintis tipe 1.200 GT senilai Rp54 miliar dengan panjang 62,8 m, lebar 12 m, kecepatan 12 knot, dan kapasitas 400 penumpang serta barang 100 ton tersebut merupakan pesanan Kementerian Perhubungan sebagai bagian dari program tol laut. Tol laut diharapkan mampu menghubungkan daerah yang tidak bisa dijangkau oleh kapal-kapal besar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…