Ilustrasi ibadah haji (JIBI/Solopos/Reuters) Ilustrasi ibadah haji (JIBI/Solopos/Reuters)
Kamis, 5 Oktober 2017 19:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

Daftar Tunggu Calon Haji Asal Kota Madiun Capai 22 Tahun

Daftar tunggu berangkat haji di Kota Madiun 22 tahun.

Solopos.com, MADIUN – Antrean pemberangkatan calon haji asal Kota Madiun ke Tanah Suci di Arab Saudi sudah terisi hingga tahun 2039. Artinya, lama menunggu mencapai 22 tahun.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun, Amir Sholehuddin di Madiun, Rabu (4/10/2017), mengatakan warga Kota Madiun yang telah mendaftar sebagai calon haji hingga tahun 2039 tersebut telah mencapai sebanyak 3.500 orang.

“Untuk haji, kalau daftar sekarang atau tahun 2017, maka berangkatnya nanti pada tahun 2039. Jadi daftar tunggunya hingga 22 tahun karena memang kuotanya sudah terisi,” ujar dia.

Sesuai kuota yang telah ditetapkan, rata-rata jumlah calon haji asal Kota Madiun yang diberangkatkan ke Tanah Suci hanya berkisar antara 150 orang hingga 200 orang saja.

Dia menilai panjangnya daftar tunggu calon haji di Kota Madiun karena semakin membaiknya kondisi perekonomian masyarakat setempat. Kondisi itu, lanjut dia, juga dipengaruhi oleh peningkatan kesadaran masyarakat untuk menunaikan ibadah haji.

Menurut Amir, kondisi panjangnya daftar tunggu berhaji tersebut tidak hanya terjadi di Kota Madiun saja, namun juga secara nasional.

Adapun pada musim haji tahun 2017, terdapat 193 orang yang telah berangkat berhaji ke Tanah Suci. Jumlah tersebut meningkat dari kuota tahun lalu yang hanya 120 orang menyusul penambahan jatah yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi.

“Mudah-mudahan tahun depan kuota jemaah haji untuk Kota Madiun bertambah lagi, sehingga daftar tunggunya bisa berkurang,” kata dia.

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…