Via Vallen (Instagram @viavallen) Via Vallen (Instagram @viavallen)
Rabu, 4 Oktober 2017 12:15 WIB Ika Yuniati/JIBI/Solopos Nada Share :

Via Vallen Sering Dapat Barang Lucu dari Penggemar

Kabar artis Via Vallen sangat terkesan manggung di Kota Solo.

Solopos.com, SOLO — Delapan tahun terakhir, penyanyi Via Vallen, 27, kerap manggung di Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari, Solo. Selama periode tersebut, primadona Orkes Melayu (OM) Sera itu punya banyak kenangan manis dengan para penggemarnya di Kota Bengawan dan sekitarnya.

Saat diwawancarai wartawan di sela-sela manggung di THR Sriwedari Solo, beberapa waktu lalu, pemilik nama lengkap Maulidia Octavia itu mengatakan Kota Bengawan merupakan embrio terbentuknya perkumpulan para penggemar Via vallen yang akhirnya diberi nama Vianisty.

Setelah Solo, lanjut Via, barulah terbentuk beberapa cabang Vianisty di beberapa kota seperti Klaten, Boyolali, Grobogan, dan wilayah lain
se-Indonesia. Militansi penggemarnya dari Soloraya menurut dara kelahiran Surabaya, 1 Oktober 1990, itu tak pernah tergantikan.

Via menuturkan saat pertama manggung beberapa tahun silam, penonton bahkan membeludak hingga memenuhi area panggung hiburan THR Sriwedari. Sekarang ini, dia mengakui jumlah penonton cenderung berkurang meski penampilannya tetap diserbu ribuan penikmat dangdut.

Ada satu hal lagi yang paling Via ingat dari THR Sriwedari Solo. Dulu seusai manggung, dia selalu mendapatkan tumpukan kado dari penggemar. Isi kado itu beraneka ragam mulai dari boneka, bunga, ataupun oleh-oleh khas Solo.

“Apa ya. Yang paling Via ingat penggemar Solo itu selalu kasih kado. Kadang sampai banyak banget kadonya, kayak boneka, atau bunga. Kenangannya banyak banget lah,” kata Via.

Menurut Via, kebanjiran kado selalu ia alami setiap manggung di Kota Bengawan. Sampai sekarangpun, kata Via, masih banyak Vianisty yang menghadiahinya beberapa barang lucu, baik diberikan langsung saat manggung atau dititipkan para staf pendampingnya.

 

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…