Peserta Uji Kompetensi Pekerja Batik mempraktikan pembuatan batik tulis di Kampoeng Batik Semarang, Jateng, Senin (2/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo) Peserta Uji Kompetensi Pekerja Batik mempraktikan pembuatan batik tulis di Kampoeng Batik Semarang, Jateng, Senin (2/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Rabu, 4 Oktober 2017 01:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo Feature Share :

Foto Uji Kompetensi Pekerja Batik di Semarang

Uji Kompetensi Pekerja Batik digelar di Semarang.

Untuk kali pertama Uji Kompetensi Pekerja Batik digelar di Kampoeng Batik Semarang, Jawa Tengah, Senin (2/10/2017). Panitia Teknis Uji Kompetensi Batik (PTUK Batik)  menggandeng Badan Kordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) Jateng dalam menguji 10 peserta ujian.

Proses uji kompetensi di Kampoeng Batik Semarang ini mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Industri Batik yang terdiri atas 23 unit kompetensi dan akan dilakukan oleh asesor kompetensi bidang batik yang sudah berlisensi BNSP. Sertifikasi bagi pekerja batik itu dilakukan asesor BKSP dengan tiga indikator penilaian, yakni keterampilan atau kemahiran dalam membatik, pengetahuan tentang batik, dan sikap.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….