Pawai Budaya bertema Wayang Jogja Night Carnival memperingati HUT Kota Jogja diadakan di Tugu Jogja (Facebook Tic Kota Jogja) Pawai Budaya bertema Wayang Jogja Night Carnival memperingati HUT Kota Jogja diadakan di Tugu Jogja (Facebook Tic Kota Jogja)
Rabu, 4 Oktober 2017 17:20 WIB Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Superhero Versi Jogja akan Tampil di Jogja Night Carnival

Sebanyak 14 kecamatan akan menampilkan tokoh superhero wayang yang berbeda pada Wayang Jogja Night Carnival

Solopos.com, JOGJA – Sebanyak 14 kecamatan akan menampilkan tokoh superhero wayang yang berbeda pada Wayang Jogja Night Carnival, Sabtu (7/10/2017).

Show Director Wayang Jogja Night Carnival (WJNC), Yetti Martanti mengatakan bahwa dari 14 kecamatan yang akan menampilkan tokoh wayang yang telah mereka pilih.

Ia mengatakan bahwa setiap kecamatan bebas mengkreasikan tokoh wayang ala kecamatan masing – masing. “Agar mengedukasi dan mengenalkan superhero kita,” Jelas Yetti yang juga Kepala Dinas Pariwisata, Selasa (3/10/2017).

Ia mengatakan bahwa setiap kecamatan telah diberikan pengarahan secara bergilir dari Bulan Maret lalu. Hal itu diucapkan Yetti, terkait usaha agar setiap kecamatan akan memberikan kreatifitas dan warna yang menghibur. “Mulai workshop hingga diskusi forum,” ujar Yetti.

Yetti mengatakan bahwa tokoh wayang yang akan dipakai berdasarkan cerita wayang kisah mahabarata. Di antaranya, Suwida, Antasena, Drupadi, Bhisma, dan Kumbokarno “Nanti dilombakan, total hadian Rp52 juta,” jelas Yetti

Rute karnaval sendiri tidak berubah, dimana titik start berada di jembatan Gondolayu dan titik finish berada di Jalan Margo Utomo yang berpotongan dengan ke arah Gowongan.

Menurut Yetti, salah satu yang membedakan ialah setiap kecamatan wajib melakukan atraksi dengan iringan musik yang sama. “Semua bakal menarik, semua punya tokoh yang berbeda dan bisa diunggulkan,” ucapnya.

Kemudian Mulai dari jembatan Gondolayu, Jalan Sudirman akan diberikan barikade oranye untuk memisahkan penonton dan peserta. Yetti mengatakan masyarakat diminta tidak melewati batas yang telah ditentukan oleh panitia WJNC.

“Demi kelancaran, Selain panitia dan media dengan kartu identitas dilarang masuk,” Jelas Yetti.

Penutupan jalan rencananya akan diberlakukan mulai pukul 18.00 WIB. Baik Jalan Diponegoro, Jl A.M Sangaji, dan Sebagian Jalan Sudirman akan ditutup jika karnaval akan dimulai pada pukul 18.15 WIB.

“Jika sesuai rencana karnaval berakhir sekitar pukul 21.30 WIB,” tutup Yetti.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…