RS Bhayangkara Kapolda DIY Brigjend Pol Ahmad Dofiri saat meresmikan Gedung Forensik RS Bhayangkara Polda DIY, Rabu (4/10/2017). (Harian Jogja/Abdul Hamid Razak)
Rabu, 4 Oktober 2017 21:55 WIB Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

RS Bhayangkara Tambah Layanan Forensik dan Mata

Untuk poliklinik mata, tidak hanya melayani para anggota tetapi juga masyarakat

Solopos.com, SLEMAN-RS Bhayangkara Polda DIY menambah dua layanan baru. Selain gedung forensik, rumah sakit ini juga menyediakan layanan Poliklinik Mata.

Karumkit Bhayangkara Polda DIY Theresia Lindawati mengatakan, keberadaan Gedung Forensik tersebut melengkapi unit-unit layanan lainnya di rumah sakit tersebut. Keberadaan instalasi forensik nantinya akan digunakan oleh kepolisian untuk menangani identifikasi jenazah.

“Ini merupakan hibah dari UII. Jadi selain di RSUP dr Sardjito, kegiatan forensik saat ini bisa dilakukan di sini,” kata dia usai peresmian Gedung Forensik RS Bhayangkara Polda DIY, Rabu (4/10/2017).

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kapolda DIY Brigjend Pol Ahmad Dofiri. Selain peresmian gedung tersebut, Kapolda juga meresmikan pembangunan Poliklinik Mata. Letak gedung forensik berada di depan rumah sakit
sebelah kanan sementara poliklinik mata dibangun di bagian belakang.

“Untuk Polikklinik Mata kami targetkan November selesai,” kata dia.

Dijelaskan Theresia, seluruh peralatan baik di forensik maupun poliklinik mata sudah siap. Termasuk tenaga medis yang menanganinya. Untuk poliklinik mata, tidak hanya melayani para anggota tetapi juga masyarakat. Layanan tersebut juga dapat diakses para peserta BPJS Kesehatan. “Seluruh layanan mata siap kami tangani. Termasuk operasi katarak,” ungkap dia.

Sementara itu, Kapolda DIY Brigjend Pol Ahmad Dofiri mengatakan, keberadaan dua unit layanan terbaru itu diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada anggota dan masyarakat. Keberadaan layanan forensik tersebut dapat diakses oleh masing-masing
jajaran sesuai peruntukannya.

“Keberadaan Poliklinik Mata juga diharapkan dapat semakin mendekatkan layanan kepolisian kepada masyarakat,” kata dia.

 

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….