Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono dan Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. (twitter.com-Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis) Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono dan Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. (twitter.com-Dwi Prasetya/JIBI/Bisnis)
Rabu, 4 Oktober 2017 21:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PILKADA JATENG
Dibanding Juli, PAN Pilih Pak Dirman

Pilkada atau Pilgub Jateng 2018 memunculkan nama-nama bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung PAN.

Solopos.com, SEMARANG – Partai Amanat Nasional (PAN) bakal lebih mendukung mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said ketimbang Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ferry Juliantono sebagai calon gubernur yang diusung dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada) atau tepatnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2018.

Hal itu diungkapkan Ketua Desk Pilkada DPD PAN Jateng, Wahyudin Nur Ali, saat dijumpai wartawan di Gedung DPRD Jateng, Kota Semarang, Jateng, Rabu (4/10/2017). “Kalau suruh memilih di antara keduanya, Pak Dirman [Sudirman Said] dan Pak Juli [Ferry Juliantono], tentu kami memilih yang magnet ke kami lebih besar. Pak Dirman sudah datang ke acara kami empat kali, sedang Pak Juli sekali. Jadi, ya kami lebih ke Pak Dirman,” ujar Wahyudin.

Wahyudin mengaku sosok Sudirman Said dinilai sangat cocok menjadi pesaing Ganjar Pranowo yang merupakan calon incumbent dan tengah menunggu rekomendasi DPP PDI Perjuangan, untuk maju pada pilkada atau Pilgub Jateng 2018. “Dia tokoh nasional, bahkan pernah menjadi menteri Kabinet Jokowi-JK. Dia sosok yang jujur, walau pernah tersingkir [dari kabinet Jokowi-JK]. Jangan sampai yang jujur justru tersingkir,” beber Wahyudin.

Wahyudin juga menilai Sudirman Said merupakan sosok petarung. Ia dianggap tidak takut bersaing di Pilkada Jateng, meski pun untuk meraih dukungan sangat berat karena Jateng merupakan kandang Banteng atau basis PDIP.

“Dia tidak mau mencalonkan diri di [pilkada] provinsi lain dan memilih di Jateng. Itu bukti dia seorang petarung, karena memilih bertarung di medan yang berat,” imbuh Wahyudin.

Saat ini, baik Sudirman Said maupun Ferry Juliantono, tengah berebut restu dari Partai Gerindra dan partai lain, termasuk PAN. Baik Gerindra dan PAN harus menjalin koalisi untuk mengusung calon di pilgub atau lebih populer disebut Pilkada Jateng 2018 itu, mengingat porsinya di DPRD Jateng yang tak mencapai 20%.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…