Pintu air Dam Colo. (JIBI/SOLOPOS/Tri Wiharto)
Rabu, 4 Oktober 2017 06:35 WIB Bony Eko Wicaksono/JIBI/Solopos Sukoharjo Share :

Penutupan Dam Colo Sukoharjo Diundur Lagi Jadi 5 Oktober

Penutupan Dam Colo Sukoharjo kembali diundur karena ketinggian air WGM bertambah.

Solopos.com, SUKOHARJO — Penutupan pintu air Dam Colo Sukoharjo kembali diundur lagi menjadi Kamis (5/10/2017). Sesuai rencana semula, Dam Colo seharusnya ditutup per Selasa (3/10/2017) hingga sebulan kemudian.

Penundaan penutupan Dam Colo karena ketinggian air di Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri bertambah setelah turun hujan selama beberapa hari. Kepala Divisi Jasa ASA III Perum Jasa Tirta I Wilayah Sungai Bengawan Solo, Erwando Rahmadi, mengatakan ada permintaan dari para petani pengguna air untuk menunda penutupan Dam Colo. (Baca: Penutupan Dam Colo Diundur 3  Hari)

Hal ini berhubungan erat dengan ketersediaan air di waduk yang memasok air ke Dam Colo. “Sesuai hasil pertemuan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air [TKPSDA] Jateng dan Jatim penutupan pintu air Dam Colo diundur dari 1 Oktober menjadi 3 Oktober. Namun, penutupan pintu air Dam Colo bisa kembali diundur hingga 5 Oktober dengan catatan memenuhi aspek teknis yakni ketersediaan air,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Selasa.

Saat ini, ketinggian air WGM mencapai 127,6 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sementara batas ketinggian air waduk terendah adalah 127 mdpl.

Lantaran ada penambahan air di WGM, penutupan pintu air Dam Colo kembali diundur hingga 5 Oktober pukul 06.00 WIB. “Awalnya, pintu air Dam Colo bakal ditutup pada Rabu [4/10/2017] sekitar pukul 06.00 WIB. Lantaran ketersediaan air cukup, penutupan Dam Colo diundur menjadi 5 Oktober,” terang Erwando.

Erwando bakal berkoordinasi dengan anggota TKPSDA Jateng dan Jatim ihwal pengunduran jadwal penutupan Dam Colo. Hal ini cukup menguntungkan para petani pengguna air lantaran ribuan lahan pertanian baik di sepanjang saluran irigasi Colo Timur dan Colo Barat bisa dipanen.

Sementara itu, Ketua Induk Petani Pengguna Air (P3A) Dam Colo Barat, Hardo Wiyono, mengungkapkan para petani bakal mengandalkan mesin pompa penyedia air untuk mengairi areal persawahan selama penutupan pintu air Dam Colo. Selain itu, sumur pantek juga diandalkan untuk mengairi lahan pertanian.

Jumlah lahan pertanian di sepanjang saluran Coli Barat seluas 5.000 hektare. “Insya Allah tak ada masalah saat Dam Colo ditutup kendati ada panen padi yang tak maksimal. Saya belum tahu apakah penutupan Dam Colo hingga 31 Oktober atau 5 November,” kata dia.

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…