ilustrasi (google img)
Rabu, 4 Oktober 2017 16:15 WIB Akhmad Ludiyanto/JIBI/Solopos Boyolali Share :

Musisi Jaz 3 Negara bakal Ramaikan BoyJazz Festival di Alun-Alun Boyolali

Konser musik BoyJazz Festival digelar di Alun-alun Boyolali, 21-22 Oktober 2017.

Solopos.com, BOYOLALI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali akan kembali menggelar konser musik dengan menghadirkan musisi luar negeri.

Setelah mendatangkan musik cadas asal Polandia, Vader, Kamis (22/9/2017) lalu, Pemkab akan mendatangkan grup dan musisi bergenre jaz dari Jan Korinek (Ceko) yang akan berkolaborasi dengan Sharon Lewis dan Lorenzo Thompson (Amerika), serta Sol Caribe (Austria) dalam gelaran BoyJazz Festival 2017, 21-22 Oktober mendatang di Alun-alun Kidul, Boyolali.

Selain musisi internasional yang akan manggung, grup jaz kondang nasional Krakatau dan grup jaz dari kota-kota lain dan lokal Boyolali juga akan meramaikan pentas tersebut.

Mereka adalah Gugun Blues Shelter (Jakarta) Tropical Transit (Bali), Tricotado, Lost And Found, Jazz Ngisor Ringin (Semarang), Alegro Sanapare (Boyolali), Absurdnation, Jazz Mben Senen (komunitas jazz Jogja), Everyday (Jogja), Sojazz (komunitas jazz Solo).

Ketua panitia acara Dhika Mahendra mengatakan festival jaz gratis berskala besar ini merupakan gelaran pertama di Kota Susu.

“Konser jaz ini lumayan besar yang pertama di Boyolali. Makanya kami menghadirkan musisi dari tiga negara dulu. Tidak menutup kemungkinan pada tahun-tahun mendatang kami akan menghadirkan lima negara atau lima grup besar dunia,” ujarnya kepada wartawan dalam jumpa pers di salah satu rumah makan di Boyolali, Selasa (3/10/2017).

Untuk menyambut acara besar ini pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak berkaitan dengan manajemen penonton dan lalu lintas di sekitar lokasi konser.

“Penonton akan kami sediakan kursi karena musik jaz akan lebih enak dinikmati sambil duduk. Sementara itu, akses menuju lokasi akan ditutup dan lalu lintas di sekitar lokasi akan dialihkan sehingga kendaraan tidak akan mengganggu jalannya konser,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Boyolali Wiwis Trisiwi Handayani mengatakan salah satu tujuan pentas ini adalah untuk lebih mengenalkan Boyolali.

”Ini adalah salah satu bentuk promosi Boyolali melalui musik. Kami harapkan, dengan acara ini Boyolali akan lebih lebih dikenal masyarakat luas,” ujarnya.

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…