Ilustrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2018. (JIBI/Semarangpos.com/Dok.) Ilustrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2018. (JIBI/Semarangpos.com/Dok.)
Rabu, 4 Oktober 2017 10:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

KPU Semarang Kalkulasi Pemilih Pemula Pilgub Jateng 2018 Lebihi 20.000 Jiwa

KPU Semarang mengkalkulasi jumlah pemilih pemula pada Pilgub Jateng 2018 bakal melebihi 20.000 jiwa.

Solopos.com, SEMARANG Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang memperhitungkan jumlah pemilih pemula pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2018 bakal mencapai lebih dari 20.000 jiwa. “Saat ini, kami memang belum mengantongi jumlah pasti pemilih pemula di Kota Semarang. Masih dalam proses,” kata Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono di Kota Semarang Jateng, Selasa (3/10/2017).

Meski belum pasti, ia memperkirakan jumlah pemilih pemula pada Pilgub—atau lebih populer dengan sebutan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada)—Jateng 2018 itu bakal mencapai 20.000 jiwa hingga 30.000 jiwa. “[Jumlah] pemilih pemula masih dalam proses, belum bisa kami akumulasikan, tapi dari data agregat kependudukan, ada kenaikan mungkin sekitar antara 20.000 orang-30.000 orang,” paparnya.

Menurut Henry, saat ini KPU Kota Semarang masih memproses data agregat kependudukan untuk ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilgub Jateng 2018. Diakuinya, ada banyak faktor yang mempengaruhi perubahan daftar pemilih dari setiap pelaksanaan pesta demokrasi, seperti perpindahan penduduk di suatu daerah, penduduk meninggal dunia, dan warga yang berdasarkan usianya baru memiliki hak pilih alias pemilih pemula.

“Ada banyak faktor memang yang membuat DPT [daftar pemilih tetap] bisa berubah. Ya, antara lain adanya perpindahan penduduk, penduduk yang meninggal dunia, dan masuknya pemilih pemula,” katanya.

Ia menyebutkan ada penduduk Kota Semarang yang bermutasi atau pindah, sebaliknya ada juga yang masuk ke Semarang, serta ada pula pemilih pemula yang sebelumnya belum terdaftar. “Sampai hari ini belum ada DPT. Masih data agregat kependudukan yang nanti akan kami proses menjadi DPS untuk Pilgub 2018,” kata Henry.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…