Bang Napi (RCTI) Bang Napi (RCTI)
Rabu, 4 Oktober 2017 07:30 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Issue Share :

KABAR DUKA
Terkenal Sangar, Begini Kenangan Netizen Soal Bang Napi

Begini kenangan netizen soal Bang Napi yang terkenal sangar.

Solopos.com, SOLO – Kabar meninggalnya Arie Hendrosaputro alias Bang Napi membuat netizen sedih. Mereka tak menyangka pembawa acara Sergap RCTI yang sudah lama tidak terlihat muncul dengan kabar duka.

Bang Napi meninggal di Rumah Sakit Puti Cinere, Depok, Jawa Barat, Selasa (3/10/2017). Menurut informasi yang beredar di dunia maya, pria yang selalu mengenakan topeng saat tampil di televisi itu sudah lama mengidap diabetes. Namun, belum bisa dipastikan apakah penyakit itu yang menjadi penyebab kematiannya.

Kabar kematian Bang Napi langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen. Beberapa dari mereka turut berbelasungkawa atas meninggalnya presenter ikonik itu. “Kalau diabetes biasanya penyakitnya itu nyebar ke mana-mana. Banyak komplikasinya. Kata dokter cuma bisa bertahan lima sampai enam tahun seperti orang tua saya. Rest in peace ya bang,” komentar @lannarki79 pada unggahan akun Instagram gosip @lambe_lamis.

“Yang pura-pura sakit enggak mati. Tapi, yang sehat kok tiba-tiba meninggal. Jadi sedih, semoga dilapangkan kuburnya dan diampuni dosanya, selamat jalan bang,” sambung @camryscales.

Innalillahi wa inailahi rojiun. Semoga segala amal baiknya diterima di sisi Allah. Terima kasih selama hidup seudah mengingatkan kami untuk selalu waspada. Selamat jalan bang,” imbuh @rosaochaa.

Lebih lanjut, beberapa netizen lainnya mengungkap kenangan masing-masing tentang sosok Bang Napi. Mereka menilai Bang Napi merupakan pria sangar yang menyeramkan. Pasalnya, dia selalu mengenakan topeng dan bertutur dengan suara menghentak saat tampil di TV membawakan acara berita kriminal itu.

“Anak zaman sekarang mana tahu kalau dia sosok yang ditakuti kalau bilang waspadalah. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah,” tulis @indrijenong_.

“Ya ampun, ini orang yang paling gue takuti pas SD selain emak. Rest in peace ya bang, semoga Tuhan mengampuni semua dosamu,” sambung @aypadhma.

Innalillahi wa innailahi rojiun. Ya ampun ini orang jadi tontonan zaman SD nih. Kalau habis nonton berita terus muncul Bang Napi dengan jargonnya, waspadalah-waspadalah karena kejahatan bisa terjadi di sekitar kita gue selalu takut, soalnya pakai topeng gitu. Tapi enggak pernah kelewatan nonton,” kenang @anissyaramandani.

“Selamat jalan Bang Napi. Terima kasih sudah menemani masa kecilku yang selalu waspadalah-waspadalah,” imbuh @kikyrockmaliaa.

 

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…