Momen Presiden Jokowi dan Presiden Erdogan di Turki dalam vlog yang diunggah di akun Presiden Joko Widodo, Jumat (7/7/2017). (Youtube)
Rabu, 4 Oktober 2017 16:00 WIB Irene Agustine/JIBI/Bisnis Politik Share :

JK Sarankan Presiden Jokowi "Sedikit Nakal"

Wapres JK menyarankan agar Presiden Jokowi sedikit nakal saat tampil di forum-forum internasional.

Solopos.com, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyarankan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk sedikit nakal dengan berbicara lebih keras dalam forum-forum internasional.

Pasalnya, dia mengatakan hanya negara yang kaya atau pemimpin yang nakal yang cenderung diperhatikan di dunia internasional. Namun, dia menilai Indonesia tidak terlalu kaya dan tidak juga nakal.

Wapres mencontohkan pengalamannya saat melihat delegasi Indonesia ke luar negeri. Menurutnya, sambutan dari media setempat tidak seheboh bila dibandingkan dengan pemimpin dari negara kaya seperti China atau dari negara yang “nakal” seperti Iran dan Venezuela.

“Makanya saya bilang ke Jokowi kita mesti keras sedikit supaya kelihatan nakal kan,” katanya, saat membuka Pidato Peradaban Centre for Dialogue and Cooperation Among Civilations (CDCC), Rabu (4/10/2017).

Wapres menilai Soekarno merupakan salah satu pemimpin dari Indonesia yang cukup diperhatikan di dunia internasional karena ciri khasnya. “Bung Karno diingat karena dia punya pendirian. Kita pakai kopiah yang terkenal kopiah Soekarno. Karena dia punya prinsip yang kadang mengejutkan dunia,” ujarnya.

Untuk dapat diperhitungkan dunia, Wapres JK mengatakan semua pihak harus dapat mengelola potensi Indonesia untuk memakmurkan rakyat. “Dan tentu berpengaruh Indonesia harus tangan diatas bukan tangan dibawah. Hampir semua masih berpikir tangan di bawah. Apa yang terjadi di Myanmar kita bantu PMI nya. Filipina kita bantu,” ujarnya.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….