Jodoh Wasiat Bapak (Youtube) Jodoh Wasiat Bapak (Youtube)
Rabu, 4 Oktober 2017 19:10 WIB Septina Arifiani/JIBI/Solopos.com TV Plus Share :

Bermuatan Horor, Jodoh Wasiat Bapak Kena Warning KPI

Jodoh Wasiat Bapak kena tegur KPI Pusat.

Solopos.com, SOLO – Sinetron Jodoh Wasiat Bapak berhasil meraih simpati pencinta televisi di Tanah Air. Terbukti, serial yang ditayangkan stasiun televisi Antv tersebut selalu berada posisi tiga teratas rating TV di Indonesia.

Di tengah keberhasilan tersebut, Antv mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Adapun isi surat peringatan untuk Antv menjelaskan bahwa program siaran Jodoh Wasiat Bapak yang ditayangkan pada tanggal 3 September 2017 mulai pukul 10.27 WIB dan 18 September 2017 mulai pukul 18.52 WIB tidak sesuai dengan P3 dan SPS KPI tahun 2012.

Sebagaimana dicantumkan dalam rilisnya di Kpi.go.id, Selasa (3/10/2017), Jodoh Wasiat Bapak tidak memperhatikan ketentuan tentang perlindungan anak-anak dan remaja serta pembatasan program siaran mistik, horor, dan supranatural.

Program siaran Jodoh Wasiat Bapak menampilkan cukup banyak muatan horor (hantu) yang dapat menimbulkan kengerian khalayak. KPI Pusat menilai program siaran yang menampilkan muatan mistik, horor dan/atau supranatural yang menimbulkan ketakutan dan kengerian khalayak dikategorikan sebagai program siaran klasifikasi D (Dewasa) dan hanya dapat ditayangkan pada pukul 22.00-03.00 waktu setempat, sebagaimana diatur dalam Pasal 32 SPS KPI Tahun 2017.

Wakil Ketua KPI Pusat, Sujarwanto Rahmat Arifin, yang menandatangani surat peringatan itu meminta stasiun televisi lebih memperhatikan dan menjadikan P3 dan SPS KPI sebagai pedoman dalam penayangan program siaran.

lowongan pekerjaan
PKG 39, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…