Logo Youtube (Dok/JIBI) Logo Youtube (Dok/JIBI)
Selasa, 3 Oktober 2017 13:10 WIB JIBI/Solopos.com/Newswire Internet Share :

Terlalu Mengganggu, Embed Link di Youtube Bakal “Disingkirkan”

Nantinya, pengguna biasa tak akan bisa menambahkan link mengganggu tersebut.

Solopos.com, NEW YORK – Google akhirnya mengeluarkan kebijakan baru yang membatasi kemunculan sematan link (embed link) di situs berbagi video Youtube. Sematan link sering dikeluhkan pengguna karena terkadang video menjadi sulit untuk dinikmati.

Youtube membatasi penggunaan fitur sematan link hanya untuk kreator yang tergabung dalam Partner Program Youtube. Ini berarti, pengguna biasa tak akan bisa menambahkan link mengganggu tersebut.

“Pembaruan ini dimaksudkan untuk mencegah penyalahgunaan dan tidak memengaruhi mitra YouTube saat ini. Selain itu, pemilik channel juga tak mesti memonetisasi setiap video sebagai bagian dari persyaratannya,” ungkap Youtube dilansir Ubergizmo, Senin (2/10/2017).

Secara umum, jika Anda telah terdaftar sebagai Partner Program YouTube, kebijakan baru ini tak akan berpengaruh. Namun jika Anda merupakan pemilik channel dengan jumlah pelanggan yang kecil, sebaiknya mempertimbangkan untuk bergabung dengan Partner Program YouTube.

Hanya saja, jika memang ingin bisa menikmati fitur sematan link, Anda harus memiliki sedikitnya 10.000 kali penonton atau viewer. Selain itu, ada pula sistem perizinan yang nantinya akan dilakukan YouTube.

Sementara untuk sematan link dalam deskripsi video, pengguna masih bisa bernafas lega. Sebab, Youtube hanya memperbarui kebijakannya pada link yang muncul di tayangan video.

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…