Monyet ekor panjang membuat resah warga (Ilustrasi)
Selasa, 3 Oktober 2017 06:20 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

SERANGAN MONYET
Cegah Serangan Monyet, Lahan Khusus Buah Disiapkan

Lahan yang disiapkan untuk ditanami pohon buah sekitar sepuluh hektare

Solopos.com, GUNUNGKIDUL-Untuk mengantisipasi serangan monyet ekor panjang, Pemerintah Desa Pundungsari, Kecamatan Semin akan menyiapkan lahan khusus untuk ditanami pohon buah.

Kepala Seksi Pelayanan Desa Pundungsari Suhardi menjelaskan, lahan yang disiapkan untuk ditanami pohon buah sekitar sepuluh hektare. Penanaman pohon buah akan dilaksanakan secara serentak di akhir tahun ini. Ia berharap dengan aksi penanaman ini dapat mengurangi risiko serangan yang hampir terjadi setiap tahun.

“Penanaman dilakukan dengan tujuan menyediakan stok pangan bagi monyet. Jadi saat pohon-pohon itu berbuah maka monyet tidak lagi menyerang ke area pertanian yang dimiliki warga,” ungkap dia kepada Harian Jogja, Senin (2/10/2017).

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Bambang Wisnu Broto mengakui adanya serangan monyet ekor panjang ke lahan pertanian milik warga. Namun, cakupan serangan relatif kecil sehingga dampaknya belum begitu terasa.

“Memang ada dan lokasinya di titik-titik tertentu seperti di wilayah Semin, Paliyan hingga Girisubo,” kata dia.

Untuk mengantisipasi serangan tersebut, petani diimbau menanam tanaman buah seperti jambu, talok, dan salam. Bambang meyakini tanaman-tanaman tersebut bisa memberikan stok cadangan makanan bagi monyet sehingga tidak sampai menyerang area pertanian warga.

“Ini merupakan antisipasi jangka panjang dan manfaatnya tidak bisa dirasakan dalam waktu dekat,” kata dia.

lowongan pekerjaan
marketing, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…