Warga menunggu mengurus refund terkait permasalahan umrah promo di Kantor First Travel, Jakarta Selatan, Rabu (26/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Sigid Kurniawan)
Selasa, 3 Oktober 2017 16:30 WIB Deliana Pradhita Sari/JIBI/Bisnis Hukum Share :

Proposal Pertama Ditolak, Ini Janji-Janji Baru First Travel

First Travel merevisi proposal perdamaian dan menyusun janji-janji baru soal pengembalian utang.

Solopos.com, JAKARTA — PT First Anugerah Karya Wisata (dalam PKPU) atau First Travel telah merombak isi rencana perdamaian. Perombakan ini dilakukan lantaran proposal pertama tidak memuaskan para calon jemaah. Karena itu, hakim pengawas meminta First Travel selaku debitur untuk memperbaiki skema penyelesaian utang.

Dalam proposal kedua yang diperoleh Bisnis/JIBI, First Travel menuliskan poin-poin pengembalian utang:

Pertama, perusahaan itu akan berusaha sebaik-baiknya untuk mendapatkan investasi modal dari pihak ketiga, dalam kurun lima bulan sejak proposal perdamaian berlaku efektif.

Kedua, untuk mendapatkan dana tambahan, debitur akan menjual aset-aset yang tidak produktif. Aset yang dimaksud ialah aset yang disita oleh Bareskrim Mabes Polri dan aset yang dipegang oleh pihak ketiga. Sedangkan dana investor akan digunakan untuk membayar utang pajak, utang jasa dan utang vendor.

Ketiga, utang pajak akan dibayarkan ketika perusahaan mendapatkan dana yang cukup. Dengan begitu, debitur meminta masa tunggu atau grace period selama setahun setelah perjanjian disahkan atau homologasi.

Keempat, utang jasa akan dibagi menjadi dua kategori yaitu memberangkatkan jamaah umrah dan mengembalikan uang (refund).

Pemberangkatan calon jamaah umrah akan dilakukan dengan sistem FIFO (First In, First Out) dengan ketentuan. Calon jamaah yang dijadwalkan berangkat pada 2017 akan diterbangkan pada 2019, mulai Januari-Desember 2019.

Selanjutnya, calon jamaah yang dijadwalkan berangkat pada 2018 akan diterbangkan pada 2020, mulai Januari-Desember 2020. Mengenai jumlah jamaah yang berangkat, akan dikomunikasikan antara debitur dan tim pengurus.

First Travel juga menjanjikan melakukan refund kepada calon jamaah. Dana akan dikembalikan secara bertahap kepada kreditur dimulai dari Januari 2020 sampai Desember 2020.

Kelima, utang kepada vendor akan dibayar dengan cara dicicil setiap kali keberangkatan jamaah. First Travel mengklaim vendor-vendor yang menjadi kreditur First Travel akan tetap menjadi mitra perusahaan dalam memberangkatkan jamaah.

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…