Ilustrasi (Dok/JIBI/Solopos)
Selasa, 3 Oktober 2017 09:56 WIB Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Lion Air Terlambat 7 Jam di Bandara Adisutjipto

Maskapai penerbangan Lion Air mengalami keterlambatan pemberangkatan sejak Minggu (1/10/2017) malam

Solopos.com, JOGJA-Maskapai penerbangan Lion Air mengalami keterlambatan pemberangkatan sejak Minggu (1/10/2017) malam. Kendati akhirnya penumpang mendapatkan uang kompensasi, tetapi mereka harus menunggu berjam-jam sebelum akhirnya pesawat diberangkatkan.

Salah satu calon penumpang dari Jogja yang hendak ke Jakarta mengalami keterlambatan selama tujuh jam pada Senin (2/10/2017). Perempuan yang enggan disebutkan identitasnya ini seharusnya berangkat pukul 7.50 WIB.

“Sekarang [pukul 15.10 WIB] lagi diminta naik ke pesawat. Ini saya sudah duduk di pesawat,” katanya saat dihubungi Solopos.com, Senin sore.

Selama mengalami keterlambatan, ia dan rombongan sebanyak 35 orang yang hendak menuju Jakarta untuk mengikuti acara dengan Presiden Joko Widodo tersebut tidak mendapatkan konfirmasi jelas dari pihak maskapai. “Dibilangnya cuma kendala operasional,” imbuhnya.

Ia mengatakan hampir semua penerbangan Lion Air mengalami delay pada Senin kemarin. “Tadi sebelah saya itu harusnya berangkat ke Padang tadi malam [Minggu malam] jam 10 [21.55 WIB] tapi akhirnya baru berangkat pagi tadi jam sembilan. Akhirnya diinapkan,” katanya.

Atas keterlambatan yang dialami, ia mendapatkan uang ganti rugi Rp300.000. “Pemberian uang kompensasinya itu enggak diumumin lewat pengeras tapi cuma dari mulut ke mulut. Tahu dari orang samping saja. Jadi kalau ada yang enggak dengar ya dia enggak dapat [Rp300.000],” tuturnya.

Ia merasa kecewa karena delay tersebut ia tidak bisa mengikuti acara di Jakarta yang dijadwalkan mulai pukul 14.00 WIB. Sementara, sampai berita ini diturunkan, pihak pihak Lion Air belum memberikan respon.

Communication & Legal Section Head PT Angkasa Pura 1 Bandara International Adisutjipto, Liza Anindya Rahmadiani menyampaikan, ketepatan waktu keberangkatan pesawat akan menjadi hal yang dievaluasi secara berkala.

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…