Pemain kesebelasan Al Falah, Baki, Sukoharjo (kuning) berebut bola dengan pemain Ummul Quro (merah), Klego, Boyolali dalam babak penyisihan Liga Santri Nusantara di lapangan Kottabarat, Solo, Kamis (7/9/2017). (JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu)
Selasa, 3 Oktober 2017 07:30 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA SANTRI NUSANTARA
Stadion Taruna Sragen Jadi Lokasi Final Region Jateng

Liga Santri Nusantara memilih Stadion Taruna Sragen sebagai lokasi final.

Solopos.com, SOLO — Stadion Taruna Sragen terpilih menjadi lokasi babak final Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 Region II Jateng yang mempertemukan kesebelasan dari Ponpes Wali Songo Sragen kontra Ponpes Darul Muttaqien Temanggung, Sabtu (7/10/2017) mendatang.

Sedianya, babak final LSN Region II Jateng digelar di Stadion Sriwedari pada Sabtu (29/9) lalu. Akan tetapi, karena Stadion Sriwedari sudah digunakan untuk banyak agenda di hari itu, panitia memindah lokasi final ke Stadion Taruna Sragen satu pekan berikutnya.

“Kami sudah berusaha memindah ke Stadion Manahan, akan tetapi dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk menyewa stadion berkapasitas 25.000 orang itu. Akhirnya, kami memilih Stadion Taruna sebagai lokasi final. Terkait hal itu, kami sudah berkoordinasi dengan Bupati Sragen. Pemenang akan mendapat Piala Bupati Sragen,” jelas Koordinator LSN Region II Jateng, Ali Sutopo, saat dihubungi Solopos.com, Senin (2/10/2017).

Pemilihan Stadion Taruna Sragen sebagai lokasi final LSN Region II Jateng itu otomatis menguntungkan Ponpes Wali Songo. Ini sama saja lokasi final tidak digelar di tempat netral karena Wali Songo akan bertindak sebagai tuan rumah.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Ponpes Darul Muttaqien dari Temanggung yang bakal menjadi lawan Wali Songo. Pada intinya, mereka tidak mempermasalahkan lokasi final di mana. Mereka tidak keberatan laga final digelar di Stadion Taruna Sragen,” papar Ali Sutopo.

Ponpes Wali Songo Sragen meraih Juara I LSN 2017, Region II Jateng, Subregion Soloraya, setelah mengalahkan Darul Mubtadi’ien dari Karanganyar di babak final yang diselenggarakan di Lapangan Kota Barat, Senin (11/9/2017) lalu.

Di laga itu, Wali Songo yang menjadi runner up LSN 2016 itu mampu menang telak 6-0. Sementara Ponpes Darul Muttaqien Temanggung melaju ke babak final Region II Jateng setelah mengalahkan ponpes Al Quddus di babak final Subregion eks Karesidenan Kedu.

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…