Vicenzo Montella. (JIBI/REUTERS/Stefano Rellandini)
Selasa, 3 Oktober 2017 13:35 WIB Hanifah Kusumastuti/JIBI/Solopos Italia Share :

LIGA ITALIA
Derby Jadi Penentuan Nasib Montella di Milan

Liga Italia diwarnai dengan Vicenzo Montella yang terancam didepak AC Milan.

Solopos.com, MILAN — Beban Vincenzo Montella di kursi pelatih AC Milan semakin berat. Laga Derby della Madonnina kontra Inter Milan, pertengahan Oktober 2017 nanti, disebut-sebut menjadi panggung penghakiman masa depan allenatore berusia 43 tahun tersebut di San Siro.

Milan menelan kekalahan back-to-back di Seri-A. Setelah akhir pekan lalu dipermalukan Sampdoria 0-2, tim berjuluk Rossoneri ini kembali takluk dari AS Roma dengan skor 0-2 di San Siro, Minggu (1/10/2017) malam WIB. Gawang Milan yang dikawal Gianlugi Donnarumma dua kali dirobek pemain Roma, Edin Dzeko dan Alessandro Florenzi di babak kedua.

Selentingan pemecatan Montella pun semakin menyeruak di media sosial. Media Italia, Corriere dello Sport, menyebut Montella akan mendapat kesempatan sekali lagi untuk membuktikan tangan dinginnya membesut Andre Silva dkk., yakni pada Derby della Madonnina yang digelar setelah jeda internasional, Senin (16/10/2017) WIB mendatang.

Sebelumnya, sejumlah pelatih berpengalaman, termasuk eks allenatore Milan, Carlo Ancelotti, digadang-gadang bakal menggantikan posisi Montella. Petinggi Milan asal Tiongkok tentu tak mau berdiam diri melihat klub mereka terjun bebas ke peringkat ketujuh klasemen sementara. Padahal, mereka telah menyuntikkan dana lebih dari 200 juta euro (Rp3,1 triliun) untuk membeli pemain baru di bursa transfer musim panas lalu.

Namun, Direktur Olahraga Milan, Massimiliano Mirabelli, menegaskan posisi Montella sementara ini masih aman. “Kami baru melakoni tujuh pertandingan [musim ini], kami adalah sebuah tim baru, jadi tidak ada pelatih yang punya tongkat ajaib,” tuturnya seperti dilansir Football-italia.net.

“Anda tidak bisa mendapat hasil dengan instan. Kami punya kelompok pemain yang perlu dibentuk jadi sebuah tim, sejauh ini masih berusaha, Montella bekerja dengan baik. Kami tinggal berharap pekerjaannya bisa memberi hasil penting,” sambung Mirabelli.

Di sisi lain, Montella tetap puas dengan penampilan anak asuhnya meski kalah. “Kami puas dengan spirit tim yang kami tunjukkan dan kami sebenarnya bisa mengimbangi mereka, meski kami harus bermain dengan 10 orang,” jelasnya seperti dikutip Espnfc.com.

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…