Kesebelasan PSIS Semarang. (Instagram-@psisfcofficial) Kesebelasan PSIS Semarang. (Instagram-@psisfcofficial)
Selasa, 3 Oktober 2017 17:51 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

LIGA 2
PSIS Kubur Asa Persita ke 8 Besar

Liga 2 menampilkan duel PSIS Semarang kontra Persita Tangerang di Stadion Citarum.

Solopos.com, SEMARANG — PSIS Semarang mengubur asa Persita Tangerang untuk berlaga di kompetisi Liga 1 musim depan. Hal itu dilakukan PSIS setelah pada laga lanjutan Babak 16 Besar Liga 2 menundukkan Persita 2-0 di Stadion Citarum, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/10/2017).

Seluruh gol PSIS tercipta pada babak pertama, melalui tendangan Rifal Lastori pada menit kedelapan dan 31. Berkat kemenangan ini, PSIS pun semakin kukuh di puncak klasemen Grup B Babak 16 Besar Liga 2, dengan torehan 10 poin dari empat pertandingan. PSIS juga kian memperbesar kansnya lolos ke babak delapan besar.

Sebaliknya, kekalahan membuat Persita tangerang dipastikan tersingkir dari perburuan tiket babak delapan besar. Langkah Persita terhenti setelah dalam empat laga terakhirnya hanya mampu mendulang satu poin dan terpuruk di dasar klasemen Grup B.

Dalam laga yang tidak boleh disaksikan suporter dari kedua belah tim itu, PSIS langsung tampil menekan. Maklum, PSIS wajib meraih kemenangan demi mengunci tiket ke Babak 16 Besar Liga 2.

[Baca juga Emoh Sanksi Tambahan, PSIS Laga Tanpa Penonton]

Upaya itu ternyata berbuah apik. Pada menit kedelapan PSIS sanggup memecah kebuntuan melalui Rifal Lastori setelah memanfaatkan assist Andrid Wibawa. Tertinggal, Persita tak ciut nyali. Skuat besutan Bambang Nurdiansyah itu malah berani menyerang.

Upaya Pendekar Cisadane, julukan Persita, pun beberapa kali mampu membuat barisan pertahanan PSIS keteteran. Persita Tangerang bahkan sempat berpeluang menyamakan kedudukan lewat sepakan Hari Habrian di menit ke-12. Untung, PSIS Semarang masih memiliki Aji Bayu yang mampu menepis bola sepakan Hari itu.

[Baca juga Baru Babak Pertama, Lastori Sudah Bawa PSIS Unggul 2-0]

Pada menit ke-31, PSIS Semarang justru mampu menggandakan keunggulan. Lagi-lagi, Lastori yang mencatatkan namanya di papan skor setelah bola sepakannya ke sisi pojok kanan gawang Persita tak mampu dibendung kiper Yogi Triyana.

Gol itu merupakan yang kali keempat diciptakan Lastori ke gawang Persita. Dua gol lainnya diciptakan Lastori pada laga sebelumnya di kandang Persita, Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jumat (29/9/2017).

Keunggulan 2-0 itu membuat PSIS kian percaya diri. Skuat berjuluk Mahesa Jenar pun tampil lebih tenang, sambil sesekali mengatur tempo permainan.

Hingga peluit tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan wasit Heri Santoso asal Jawa Timur, keunggulan PSIS belum terusik. PSIS semakin nyaman berada di atas angin.

Di babak kedua, PSIS tampil lebih percaya diri. Meski demikian, serangan-serangan impresif tak lagi dilesakkan PSIS ke pertahanan Persita.

Sementara itu, Persita terus berusaha keras menciptakan gol perdananya di babak 16 besar. Namun, hingga akhir laga keunggulan PSIS 2-0 tak terusik.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…