Ilustrasi PSIS vs Persita. Penyerang PSIS Semarang, Andrid Wibawa (dua dari kanan), berusaha melewati adangan dua pemain Persita Tangerang pada laga Babak 16 Besar Liga 2 di Stadion Citarum, Semarang, Selasa (3/10/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
Selasa, 3 Oktober 2017 20:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

LIGA 2
Persibat Takluk dari PSMS, Pesta PSIS Tertunda

Liga 2, persaingan di Grup B Babak 16 Besar antara PSIS Semarang, PSMS Medan, dan Persibat Batang berlangsung sengit.

Solopos.com, SEMARANG – Kekalahan tipis 1-2 yang diderita Persibat Batang dari PSMS Medan di Stadion Teladan, Medan, Selasa (3/10/2017), membuat PSIS Semarang harus menunda keinginan lolos ke Babak 8 Besar Liga 2 lebih dini.

Dengan hasil itu, PSIS memang masih kukuh di puncak klasemen Grup B Babak 16 Besar Liga 2, dengan torehan 10 poin, hasil tiga kemenangan dan sekali seri. Meski demikian, PSIS masih butuh tambahan satu poin lagi untuk memastikan langkahnya ke babak delapan besar.

Sebelumnya, PSIS memang berpeluang besar lolos lebih awal ke babak 8 besar. Apalagi, setelah pada laga di Stadion Citarum, Semarang, membungkam Persita Tangerang 2-0. Kedua gol PSIS itu diciptakan penyerang sayap Rifal Lastori pada menit kedelapan dan ke-31.

[Baca juga Baru Babak Pertama Lastori Sudah Bawa PSIS Unggul 2-0]

Namun, untuk lolos PSIS harus menunggu hasil laga antara Persibat dengan PSMS digelar lebih telat di Stadion Teladan, Medan. Seandainya Persibat mampu meraih hasil seri, maka PSIS pun dipastikan lolos ke delapan besar, baik sebagai juara grup maupun runner up grup.

Sayang, keinginan PSIS tak berjalan mulus. Persibat yang diharapkan mampu menahan PSMS justru takluk.

Kedua gol PSMS diborong I Made Ade Wirahadi pada awal babak kedua dan penalti di masa injury. Sementara, satu-satunya gol Persibat diciptakan Hono Makrufan di pertengahan babak kedua.

Dengan hasil ini, Persibat pun masih berada di urutan kedua, dengan nilai tujuh hasil dua kali menang, sekali seri dan sekali kalah. Namun, posisi Persibat sewaktu-waktu bisa digeser PSMS yang menempel di urutan ketiga dengan nilai empat, hasil sekali menang, sekali seri, dan dua kali kalah.

[Baca juga PSIS Kubur Asa Persita ke 8 Besar]

Sementara itu, Pelatih PSIS, Subangkit mengaku senang dengan keberhasilan skuatnya menyingkirkan Persita. Apalagi, dalam laga itu Persita tampil cukup agresif karena ingin memperpanjang nafas bersaing di Babak 16 Besar Liga 2.

“Tadi Persita main bagus. Untung, anak-anak bisa menampilkan konsistensi bermain sehingga bisa meraih poin maksimal,” tutur Subangkit.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
marketing, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…