Seorang ibu-ibu memboncengkan tiga remaja dengan sepeda motor di Jl. Ronggowarsito, Kota Semarang, Jateng, Senin (2/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra) Seorang ibu-ibu memboncengkan tiga remaja dengan sepeda motor di Jl. Ronggowarsito, Kota Semarang, Jateng, Senin (2/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
Selasa, 3 Oktober 2017 05:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra Feature Share :

FOTO LALU LINTAS SEMARANG
Gagah Beraninya Ibu-Ibu Semarang

Lalu Lintas Semarang diwarnai pelanggaran ibu-ibu.

Korlantas Polri mencatat pelanggaran peraturan lalu lintas merupakan salah satu penyebab terbanyak terjadinya kecelakaan lalu lintas. Nyatanya, peringatan semacam itu tak berlaku bagi ibu-ibu di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (2/10/2017). Seorang ibu-ibu di ibu kota Jateng itu tertangkap kamera Kantor Berita Antara dengan gagah berani mengangkangi peraturan lalu. Dengan sepeda motor jenis bebek, ibu-ibu bersandal jepit itu memboncengan tiga remaja sekaligus. Saat menunggu kereta api melintas di Jl. Ronggowarsito, Kota Semarang ia lolos dari tindak tegas polisi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT. SO GOOD FOOD, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…