Foto Setya Novanto di rumah sakit. (Istimewa/Twitter)
Selasa, 3 Oktober 2017 15:30 WIB MG Noviarizal Fernandez/JIBI/Bisnis Hukum Share :

KORUPSI E-KTP
Setya Novanto Sembuh, KPK: Itu Bagus!

KPK menyambut gembira kabar bahwa Setya Novanto sembuh dengan harapan bisa dipanggil kembali dalam pemeriksaan kasus korupsi e-KTP.

Solopos.com, JAKARTA — Pimpinan KPK menyambut baik kabar pulihnya kondisi kesehatan Setya Novanto dan telah meninggalkan Rumah Sakit (RS) Premier Jakarta, Senin (2/10/2017) malam.

Wakil KPK Laode Muhamad Syarief mengatakan dengan membaiknya kondisi kesehatan Setya Novanto, pihaknya berharap Ketua DPR tersebut bisa menghadiri panggilan pemeriksaan dari penyidik.

“Ya, kalau sudah sehat itu kan lebih bagus. Jadi, kalau beliau sudah sehat, diharapkan apabaila misalnya diminta keterangan oleh KPK bisa hadir,” katanya, Selasa (3/10/2017).

Sejauh ini, lanjutnya, KPK belum menentukan langkah apa yang bakal diambil untuk kembali menjerat Setya Novanto terkait dugaan korupsi pengadaan e-KTP. Sembari melakukan telaah, KPK juga tengah menantikan salinan putusan praperadilan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sejauh ini, langkah yang diambil KPK adalah melakukan perpanjangan pencekalan ke luar negeri terhadap Ketua Umum DPP Partai Golkar tersebut. Laode mengatakan perpanjangan itu berarti masih banyak informasi yang dibutukan oleh penyidik dari Setya Novanto.

Informasi yang dihimpun Bisnis/JIBI, Setya Novanto meninggalkan RS Premier, Jatinegara, Jakarta Timur pada Senin (2/10/2017) pukul 20.00 WIB, setelah dirawat selama dua pekan.

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…