Kekeringan melanda Prambanan (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto) Ilustrasi kekeringan melanda Prambanan (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)
Selasa, 3 Oktober 2017 06:20 WIB Abdul Hamid Razak Sleman Share :

KEKERINGAN SLEMAN
Beberapa Titik Masih Berpotensi Kekeringan

Jika kebutuhan air sudah meningkat sementara stok air menipis, pihaknya baru akan mengajukan droping air ke BPBD Sleman

Solopos.com, SLEMAN-Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Prambanan Bandung Bondowoso Prawoto Brewok menerangkan, masih ada titik lokasi yang berpotensi kekeringan di wilayah Prambanan.

Ia menyebutkan, selain Dusun Duwet dan Mlakan Sambirejo, potensi kekeringan juga berpotensi terjadi dibeberapa dusun di Desa Gayamharjo.

Baca juga : Hujan Belum Berdampak, Distribusi Air Berlanjut

Ketua Kelompok Pemanfaatan Pemberdayaan Air Bersih Sumber Asih Makarti Mancasan Ambarkatawang Gamping Suratman mengatakan, kebutuhan air bersih bagi warga Mancasan diperoleh dari bantuan Alumni SMA 3 Depok, Sleman sebanyak 10 tangki. “Kami juga mendapat bantuan air bersih dari Serikat Pekerja PT PLN DIY-Jateng,” katanya.

Jika kebutuhan air sudah meningkat sementara stok air menipis, pihaknya baru akan mengajukan droping air ke BPBD Sleman. “Untuk sementara kebutuhan air masih terpenuhi. Kami lakukan distribusi air seefeseien mungkin,” ujar dia.

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…