Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (JIBI/Solopos/Antara) Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (JIBI/Solopos/Antara)
Selasa, 3 Oktober 2017 16:35 WIB Sri Sumi Handayani/JIBI/Solopos Karanganyar Share :

KECELAKAAN KARANGANYAR
Pengurus Ponpes Tewas Tertimpa Dahan Pohon saat Hendak Mengisi Pengajian

Seorang warga Polokarto, Sukoharjo, tewas akibat tertimpa dahan pohon turus jalan di Karanganyar.

Solopos.com, KARANGANYAR — Warga Dusun Mranggen, RT 003/RW 005, Desa/Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Ahmadi, 47, meninggal dunia karena tertimpa dahan pohon turus jalan, Senin (2/10/2017) pukul 19.30 WIB.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Ahmadi mengendarai sepeda motor Honda Supra X AD 4190 GT saat kejadian. Korban melaju dari timur ke barat atau dari Karanganyar ke Solo.

Sampai di lokasi kejadian, dahan salah satu pohon turus jalan di jalan Solo-Tawangmangu Kilometer (Km) 8,7 tepatnya di depan SPBU Dagen, Jaten, patah dan menimpanya. “Di depan SPBU Dagen ada dahan pohon mahoni di tepi jalan patah menimpa korban,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Bambang Djatmiko, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (3/10/2017).

Ahmadi tercatat sebagai pengurus salah satu pondok pesantren di Sukoharjo. Informasi yang dihimpun Solopos.com, Ahmadi dalam perjalanan pulang dari mengisi pengajian di salah satu masjid di dekat rumahnya di Polokarto.

Dia hendak mengisi pengajian di tempat lain. Tetapi, Tuhan berkehendak lain. Ahmadi meninggal sebelum sampai di lokasi pengajian lainnya.

Selain menimpa Ahmadi, dahan pohon mahoni itu juga menimpa mobil. Tetapi, kondisi mobil tidak rusak parah sehingga dapat melanjutkan perjalanan.

Wakapolres Karanganyar, Kompol Prawoko, membantu mengevakuasi Ahmadi dari tepi jalan. Prawoko meminta bantuan pengemudi truk untuk membawa Ahmadi ke RSUD dr. Moewardi Solo.

“Saat dibawa ke truk dan perjalanan ke rumah sakit itu masih bernapas. Tetapi sampai rumah sakit sudah meninggal. Saya mendampingi beliau sampai rumah sakit,” ujar Wakapolres Karanganyar, Kompol Prawoko, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, saat berbincang dengan Solopos.com, Selasa (3/1/2017).

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…